13 Gejala Cacingan yang Jarang Diketahui, Yuk Waspada Mak!

Daftar Isi [Tampil]
gejala cacingan

13 Gejala Cacingan yang Jarang Diketahui, Yuk Waspada Mak! ~ pohontomat.com | Apa sih itu penyakit cacingan? Tentu teman-teman sudah pernah dengar nama penyakit ini. Tapi apakah sudah tahu apa saja gejala cacingan, apa penyebab cacingan dan bagaimana pengobatan jika mengalami cacingan? Nah, kali ini saya akan bahas mengenai beberapa hal bebrkaitan dengan penyakit cacingan.

Tentang Gaya Hidup Sehat

Sebagai ibu, ada saja hal-hal yang membuat kita khawatir dengan kesehatan si kecil. Seiring waktu, kita akhirnya mulai belajar bahwa jika si kecil sakit ini harus diapakan. Si kecil sakit itu harus diapakan.

Nah, ternyata bukan hanya soal kesehatan si kecil yang perlu diperhatikan, tapi juga kesehatan seluruh anggota keluarga. Mulai kesehatan suami, teruma diri sendiri sebagai ibu yang harus mengurus banyak hal.

Sebagai Ibu tanpa ART (Asisten Rumah Tangga), sakit sedikit, sudah banyak pekerjaan yang terbengkalai. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati? Mengingat situasi pandemi ini pun, menjaga kesehatan menjadi tugas yang wajib dan sangat penting.


gaya hidup sehat
Gaya hidup sehat adalah salah satu contoh usaha dalam menjaga kesehatan. Banyak sekali manfaat dan penyakit yang bisa dihindari dengan gaya hidup sehat. Salah satu penyakit yang bisa kita cegah adalah cacingan ini. Biasanya kita rutin konsumsi obat cacing orang dewasa atau obat cacing untuk anak agar tidak terkena cacingan sebagai upaya pencegahan. Lalu sebelum lanjut,  apa pengertian cacingan?

Pengertian Cacingan

Cacingan sendiri merujuk pada infeksi cacing dalam tubuh manusia. Cacingan adalah penyakit yang kadang sering disepelekan karena gejala yang tidak terlalu tampak. Padahal cacingan bisa menyerang siapa saja. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Cacingan menyebutkan, prevalensi cacingan di Indonesia bervariasi antara 2,5 persen hingga 62 persen. Apa itu prevalensi? Prevalensi adalah jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah. Jumlah ini meningkat bila prevalensi cacingan dihitung pada anak usia sekolah, prevalensinya menjadi 80 persen. Ini sangat mengkhawatirkan menurut saya.

Jenis Cacing dalam Tubuh Manusia

Ada beberapa jenis cacing di dalam tubuh manusia. Di antaranya cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris trichiura), cacing tambang (Ancylostoma duodenale, Necator americanus) dan cacing kremi (Enterobius vermicularis).

Penyebab Cacingan

Sebenarnya, banyak penyebab yang bisa membuat seseorang terinfeksi cacingan. penyebab cacingan pada anak dan orang dewasa kurang lebih sama. Menurut salah satu situs kesehatan, beberapa penyebab cacingan di antaranya :
  • Kita tanpa sengaja menyentuh objek atau tanah yang memiliki telur cacing (terutama jika kita tidak mencuci tangan setelahnya)
  • Mengonsumsi makanan, atau meminum cairan yang mengandung telur cacing dan tidak cuci tangan
  • Tidak menjaga kebersihan
  • Berjalan tanpa menggunakan alas kaki di atas tanah yang mengandung cacing
  • Makan makanan mentah atau kurang matang yang mengandung cacing
  • Jenis lingkungan dan pemukiman yang padat dan lembab 
  • Tidak tersedianya air bersih
  • Pembangunan sanitasi lingkungan yang tidak baik

Penyakit Cacingan dapat Menyebabkan Gangguan Tumbuh Pada Anak

Ternyata, proses panjang cacing masuk ke tubuh manusia, lalu berkembang menjadi dewasa dan berpindah ke usus bisa menyebabkan sulitnya penyerapan nutrisi makanan di dalam tubuh manusia.
Jumlah cacing akan terus bertambah hingga menjadi ribuan, sehingga apapaun makanan yang kita makan bisa menajdi sia-sia karena tidak diserap dengan baik.

Cacing ini bisa hidup hingga bertahun-tahun lho kalau tidak diobati. Nah, Ketika lama-kelaman tubuh kehilangan nutrisi, hal tersebut bisa menyebabkan gagal tumbuh bahkan stunting (perawakan pendek) pada anak. Waduh jangan sampai deh. Cukup mamanya yang pendek, hiks.
“Emang kenapa kalau pendek?”
Nah, stunting atau perawakan pendek ini kan diakibatkan kekurangan energi dan nutrisi nih dalam waktu cukup lama. Lalu, karena itu tentu tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi. Selain itu, kekurangan nutrisi juga mengganggu perkembangan kognitis, dan konsentrasi dalam belajar.

Gejala Cacingan yang Jarang Diketahui

Seperti judul tulisan ini, saya akan paparkan beberapa gejala cacingan yang jarang diketahui. Dikutip dari klikdokter.com, gejala cacingan sangat beragam ternyata, bergantung pada jenis cacing yang menginfeksi. Namun, beberapa tanda berikut bisa menjadi alarm adanya penyakit cacingan:
  1. Rasa gelisah dan kecemasan, timbul karena adanya iritasi akibat zat beracun dan sisa metabolisme cacing kepada sistem saraf pusat manusia
  2. Merasa kurang tenaga dan lelah 
  3. Nyeri otot dan sendi
  4. Menemukan cacing dalam feses atau saat buang air besar
  5. Mengalami diare atau sakit perut selama lebih dari dua minggu
  6. Terkadang juga terdapat keluhan konstipasi/ sembelit
  7. Perut yang terlihat bengkak atau mengalami perut kembung
  8. Mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas
  9. Menderita kaki gajah
  10. Gatal hebat pada area anus, terutama pada malam hari
  11. Reaksi pada kulit, seperti ruam, biduran, dan reaksi alergi lainnya pada kulit
  12. Memiliki ruam kemerahan, gatal, dan berbentuk seperti cacing pada kulit
  13. Pada anak dapat timbul gejala tumbuh kembang yang terhambat dan malnutrisi
Beberapa gejala di atas memang tidak bisa jadi patokan, karena bisa jadi ada penyakit lain. Tapi waspada tetap diperlukan ya.

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati memang sebuah solusi terbaik. Pola hidup sehat sangat penting agar tidak menyesal kemudian. Mengingat penyakit cacingan yang susah tampak oleh mata langsung, tidak ada salahnya kita juga rutin membiasakan diri untuk hal-hal dibawah ini :

Menjaga Kebersihan dan Membiasakan Diri Untuk Mencuci Tangan


rajin cuci tangan

Terutama setelah menggunakan kamar kecil, sebelum makan, atau mempersiapkan makanan. Bawalah cairan disinfektan yang dapat digunakan sepanjang hari.

Menjaga Kebersihan Makanan

Cuci buah dan sayur hingga bersih sebelum dimasak. Ingat untuk masak makanan hingga matang. Perhatikan bahwa berbagai sumber protein perlu suhu tertentu untuk mencapai kematangan masing-masing. Konsumsi air putih dalam kemasan atau air putih yang matang.

Jika Punya Peliharaan, Rawat dan Jaga Kebersihannya

Berikan obat cacing pada hewan peliharaan secara rutin, terutama untuk anjing dan kucing. Jangan lupa buang kotoran hewan peliharaan di tempat sampah secepatnya. Gunakan masker dan sarung tangan saat melakukan hal ini.

Jaga Kebersihan Ketika Beraktivitas Keluar Rumah

Selalu gunakan alas kaki. Setelah menyentuh tempat umum, biasakan cuci tangan sebelum makan. Apalagi di era pandemi ini. Ingat Simpan alas kaki yang digunakan untuk aktivitas luar ruangan di luar rumah.

Minum Obat Cacing Konvermex 6 Bulan Sekali

Apa itu Konvermex? Konvermex adalah obat cacing yang bisa diminum oleh orang dewasa maupun anak-anak. Obat cacing sangatlah membantu apalagi rutin minum konvermex tiap 6 bulan sekali. Cara kerjaanya adalah Konvermex menghancurkan cacing di tubuh.
MINUM OBAT

Konvermex adalah obat cacing yang cukup terjangkau untuk penggunaan 6 bulan sekali. Kemarin saya membelinya di apotek seharga 15 ribu rupiah. Harga yang sedikit dibanding manfaat besar untuk menjaga seluruh anggota keluarga dari penyakit cacingan bukan?

Apalagi jika memiliki balita, konsumsi obat cacing sangat dianjurkan agar bisa mencegah gangguan pada tumbuh kembanga anak yang bisa berakibat stunting.

Jenis-jenis Konvermex dan Cara Minum

konvermex 250 suspensi

Konvermex 250 Suspensi

Obat cacing keluarga dalam bentuk suspense dan tablet/kaplet.
Bahan aktif Pyrantel Pamoate melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar.
Konvermex 250 untuk dewasa tersedia dalam sediaan suspensi rasa vanilla latte dan kaplet.
Komposisi:
Tiap 5 ml mengandung Pyrantel Pamoate setara dengan Pyrantel base 250 mg
Aturan Pakai:
Umur 2-6 Tahun   ½-1 takaran (5-10 ml)
Umur 6-12 Tahun   1-1½ takaran (10-15ml)
Lebih dari 12 Tahun  1½-2 takaran (15-20ml)

konvermex 125 suspensi

Konvermex 125 Suspensi

Obat cacing keluarga dalam bentuk suspense dan tablet/kaplet.
Bahan aktif Pyrantel Pamoate melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar.
Komposisi:
Tiap 5 ml mengandung Pyrantel Pamoate setara dengan Pyrantel base 125 mg
Aturan Pakai:
Umur 2-6 tahun   ½ - 1 takaran (5 – 10 ml)
Umur 6-12 tahun   1 - 1½ takaran (10 - 15 ml)
Lebih dari 12 tahun   1½ - 2 takaran (15 - 20 ml)

konvermex 250 kaplet

Konvermex 250 - Kaplet

Obat cacing keluarga dalam bentuk suspense dan tablet/kaplet.
Bahan aktif Pyrantel Pamoate melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar.
Komposisi : Tiap tablet mengandung Pyrantel Pamoate setara dengan Pyrantel base 250 mg
Aturan Pakai :
2 – 6 tahun  : ½ - 1 kaplet
6 – 12 tahun  : 1 – 1½ kaplet
Lebih dari 12 tahun  : 1½ - 2 kaplet

konvermex 125 kaplet

Konvermex 125 - Tablet

Obat cacing keluarga dalam bentuk suspense dan tablet/kaplet.
Bahan aktif Pyrantel Pamoate melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar.
Komposisi : Tiap tablet mengandung Pyrantel Pamoate setara dengan Pyrantel base 125 mg
Aturan Pakai :
2 – 6 tahun  : 1 – 2 tablet
6 – 12 tahun  : 2 – 3 tablet
Lebih dari 12 tahun  : 3 – 4 table

Kesimpulan

Itu dia artikel mengnai gejala cacingan yang jarang diketahui. Kita tahu bahwa menjaga kesehatan apalagi di musim pandemi ini adalah sebuah kewajiban yang mutlak. Gaya hidup sehat adalah cara paling tepat agar tidak mudah terserang penyakit.


konvermex


Rutin minum obat cacing juga merupakan salah satu gaya hidup sehat dan usaha pencegahan dari penyakit cacingan. Teman-teman bisa mencoba konvermex sebagai persediaan obat cacing keluarga. 

Karena konvermex obat cacing yang tepat untuk dikonsumsi baik anak-anak maupun dewasa. Yuk jangan sampai kena penyakit cacingan. Jaga kesehatan anggota keluarga dengan rutin minum obat cacing 6 bulan sekali.

Referensi Tulisan :
https://panduanbunda.com/produk
https://panduanbunda.com/articles/index/kecacingan-dan-dampaknya-pada-tumbuh-kembang-anak?utm_source=Traffic-Ads&utm_medium=SEM&utm_campaign=Traffic-SEM-3
klikdokter.com/penyakit/cacingan
lektur.id/arti-prevalennsi

Gambar :

Canva
Dokumen pribadi
https://panduanbunda.com/produk
Gambar oleh Mylene2401 dari Pixabay 
Gambar oleh Alexandra_Koch dari Pixabay 


Baca Juga :
@pohontomat | Triyatni Ashari
ɪɴᴅᴏɴᴇꜱɪᴀɴ | ᴍᴜꜱʟɪᴍᴀʜ | ᴀ ᴍᴏᴍ | ᴄᴏᴍᴘᴜᴛᴇʀ ɴᴇᴛᴡᴏʀᴋɪɴɢ ᴠᴏᴄᴀᴛɪᴏɴᴀʟ ʜɪɢʜ ꜱᴄʜᴏᴏʟ ɢʀᴀᴅᴜᴀᴛᴇ | ᴊᴀᴘᴀɴᴇꜱᴇ STUDY ɢʀᴀᴅᴜᴀᴛᴇ | ʟᴏᴠᴇ ᴛᴏ ʀᴇᴀᴅ ᴀɴᴅ ꜱʜᴀʀᴇ | ᴄᴏɴᴛᴀᴄᴛ ᴍᴇ ꜰᴏʀ ᴍᴏʀᴇ pohontomat.com@gmail.com ɪɴꜱᴛᴀɢʀᴀᴍ : @ᴘᴏʜᴏɴᴛᴏᴍᴀᴛ
Terbaru Lebih lama

Related Posts

2 komentar

  1. Hai Mbak Tri, ketemu di blog nih.

    empat bulan lalu saya belikan anak obat itu Mbak. Ternyata penyebabnya dari kebersihan. Meski selama ini merasanya sudah cukup menjaga kehigienitasan diri dan lingkungan ternyata muncul juga cacingan nih.

    Yang bikin sering khawatir itu gegara perut anak saya yang cukup besar, suami suka bilang 'jangan-jangan cacingan' lalu kita kontrollah ke ahli gizi. Wah, asal makan aja ternyata nggak cukup. Harus benar-benar memenuhi kriteria gizi seimbang. Jadi, cacingan ini meski keliatannya sepele tapi ternyata ya dampaknya ke banyak hal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. MasyaaAllah terima kasih atas sharing pengalamannya Kak. Saya pun jadi mulai memikirkan soal cacingan ini. Kebetulan anak saya usia 2 tahun setengah. Mulai takut kalau ternyata cacingan. Jaid harus deteksi dari dini ya. Betul jaga kebersihan itu penting sekali

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Komentar muncul setelah dimoderasi.

Salam kenal 😆

Recent

Masukkan Email untuk Langganan Gratis