Revie Buku MAMA : CERITA TENTANG IBU YANG BERUBAH JADI PEMBUNUH

Daftar Isi [Tampil]
review buku pos partum depression

🏮 Mama🏮
👤 Wulan Mulya Pratiwi & Erby S.
📕 @elexmediakomputindo (2018)
📖 144 hal.
🏷️Read via ipusnas

Adakah yang pernah menyangka bahwa seorang ibu bisa membunuh bayinya sendiri? Dan bahkan bisa menyakiti orang lain?

Itu fakta! Dan itu terjadi 1-2 kasus di antara 1000 ibu!

Pertama kali saya mendengar soal kasus ini adalah cerita dari seorang selebgram yang mengatakan kalau dulu saat terkena post partum, beliau selalu ngumpet ke bawah kasur. Seolah-olah diikuti oleh malaikat maut yang ingin membunuhnya. Bagaimana bisa merawat anak baru lahir jika ibunya harus terus bersembunyi? Di situlah cobaan sebagai suami yang harus segera menyadari halusinasi istrinya.

Novel dengan cover cukup menyeramkan ini memang membuat jantung kita dag dig dug saat harus membayangkan proses pembunuhan yang dilakukan oleh seorang ibu. Bukan sekali, namun berkali-kali!

BLURB

Novel MAMA Karya Wulan Mulya Pratiwi dan Erby. S adalah Novel yang Cerdas, karena mampu mengulik berbagai dimensi kekinian. Apalagi yang di tulis mengisahkan pembunuhan tragis oleh seorang Mama psikosis post partum. Apa yang ditulis mereka berdua, sama dengan kasus yang sering muncul bahkan menjadi viral. Penculik membawa bayi yang masih merah itu secara diam-diam karena orang tua korban memiliki utang atau karena alasan lainnya. Kekinian cerita dalam Novel Mama, ditambah fakta mengerikan gangguan kejiwaan psikosis, berhasil membuat jantung dag dig dug tidak menentu. Kepribadian ganda dari tokoh juga mampu membuat bulu kuduk merinding. Dan yang tak kalah penting, ada pesan edukatif di balik cerita horor ini.

―ROY WIJAYA (SUTRADARA PH Rumah Media)

SINOPSIS


Cerita ini bermula ketika seorang Wanita bernama Mala yang mulai dekat kembali dengan Galih, teman semasa kuliahnya. Tidak berapa lama, Galih melamarnya. Rasa bahagia sebuah rumah tangga baru tentu dirasakan Mala. Belum lagi Galih sangat perhatian, hingga membeli sebuah rumah besar untuk Mala.


Mala kemudian hamil. Bu Retno, Ibu Galih, merasa harus mendampingi selama kehamilan Mala demi cucunya. Bu Retno pun meminta untuk tinggal bersama di rumah tersebut. Hal baru pun dimulai.


Beberapa pantangan atau pamali khas mertua mulai menghiasi hari-hari Mala dan Galih. Tak lupa petuah-petuah tentang apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang istri juga terus diutarakan Bu Retno. Mala yang merasa terganggu terkadang berusaha melawan dengan kata-kata yang semakin mengundang ketidakcocokan. Hingga Mala melahirkan-saat itu dengan metode sesar-Bu Retno masih tidak terima.


Mala adalah perempuan yang suka merajut. Bahkan Galih sempat tertarik dulu karena Mala yang menyumbangkan hasil rajutannnya pada kegiatan sosial dengan bentuk tangan yang luka-luka. Hingga suatu hari, Mala yang sejak dulu ketika marah selalu berusaha menusukkan jarum di tangannya agar perasaannya tenang, tidak terkendali hingga membunuh bayinya sendiri. Lantas bagaimana tanggapan Bu Retno & suaminya Galih? Akankan masalah berhenti di situ saja atau justru ada masalah baru? Adakah hubungan trauma masa lalu Mala dengan kejadian saat ini?


REVIEW


Buku ini tidak hanya menyajikan cerita, tapi juga beberapa informasi cukup lengkap seputar baby blues dan tingkatannya. Sebuah bacaan wajib untuk semua keluarga, khususnya ayah dan ibu baru.


Jumlah halaman yang tidak terlalu tebal memang menyajikan alur yang terbilang cukup cepat dengan konflik yang cukup banyak. Saya pribadi melihat penulis (Wulan & Erby S) menampilkan gaya tulisan yang seperti halnya kita membaca berita, atau sebuah naskah dengan narator. Kadang mengambil sudut pandang pelaku namun tak jarang penulis menambahkan sudut pandang penulis itu sendiri.

Karena adanya beberapa rangkuman kecil di bagian daftar isi (bahasa lainnya outline), membuat saya tidak terlalu penasaran akan apa yang terjadi hingga akhir. Kesan greget yang ingin didapatkan jadi kurang rasanya. Jadi saran saya kalau kamu tipe yang suka dengan sensasi penasaran, dan mau baca bukunya, jangan baca daftar isinya ya, hehe. Entah apa alasan kedua penulis menambahkan hal yang beda dari biasanya seperti itu.

Ada berapa tipo yang saya temukan. Untuk penerbitan sekelas elex agak kurang pas mungkin ya. Tapi tipo sebenarnya adalah hal yang wajar kan? Hehe. Cuma karena cukup ada beberapa di bagian akhir jadi terkesan penyelesaian novel ini diburu.

Yang pasti salut dengan beberapa halaman lampiran tentang fakta-fakta baby blues dan tingkatannya. Ada banyak penjelasan yang bisa menjadi acuan bagi para orang tua maupun keluarga.

Saya pribadi pun sehabis lahiran sempat beberapa kali nangis sendiri tanpa sebab. 😭

Wajib dibaca semua orang khususnya suami dan sang calon ibu itu sendiri. Sebelum sebuah nyawa hilang dengan begitu percuma! 😭

Rating pribadi : 4🌟/5🌟

Baca Juga :
@pohontomat | Triyatni Ashari
ɪɴᴅᴏɴᴇꜱɪᴀɴ | ᴍᴜꜱʟɪᴍᴀʜ | ᴀ ᴍᴏᴍ | ᴄᴏᴍᴘᴜᴛᴇʀ ɴᴇᴛᴡᴏʀᴋɪɴɢ ᴠᴏᴄᴀᴛɪᴏɴᴀʟ ʜɪɢʜ ꜱᴄʜᴏᴏʟ ɢʀᴀᴅᴜᴀᴛᴇ | ᴊᴀᴘᴀɴᴇꜱᴇ STUDY ɢʀᴀᴅᴜᴀᴛᴇ | ʟᴏᴠᴇ ᴛᴏ ʀᴇᴀᴅ ᴀɴᴅ ꜱʜᴀʀᴇ | ᴄᴏɴᴛᴀᴄᴛ ᴍᴇ ꜰᴏʀ ᴍᴏʀᴇ pohontomat.com@gmail.com ɪɴꜱᴛᴀɢʀᴀᴍ : @ᴘᴏʜᴏɴᴛᴏᴍᴀᴛ

Related Posts

7 komentar

  1. wow baby blues. aku penasaran sama bukunya
    pernah baca cerita yg mirip gini. sampe si istri terintimidasi gara2 melahirkan cesar dianggap tidak normal.

    ahaha...sedikit lucu ya kak ada daftar isinya... jd ketahuan alur ceritanya


    -PS-
    Peluk dari jauh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak Putri, ceritanya cukup mendebarkan. Tapi itu karena udah ketahuan di daftar isi jadinya gak penasaran endingnya

      Hapus
  2. Wah mirip sama kasus yang sering viral sekarang ya mbak isi novelnya, cocok nih bukunya buat calon orang tuayg suka baca buku tapi yg berjenis novel.

    BalasHapus
  3. wah, memacu adrenalin nih kalo baca ceritanya

    BalasHapus
  4. Hmm novel yang menarik. Kayaknya belum nemu aku novel yang mengangkat tema ini. Sayang dong ya malah ada spoilernya di daftar isi

    BalasHapus
  5. Aku liat cover bukunya astaga, serem banget amvun. Kirain thriller yang serem gitu tetapi ternyata isinya bagus ya buat orang yg baru jadi seorang ibu.

    BalasHapus
  6. post partum depression bisa berakibat jangka panjang bahkan sampai si anak usianya udah belasan, karena ga ditangani dari awal. kalo supporting system tidak mendukung, yah terjadilah hal yang demikian, apalagi kalo ibu punya trauma masa lalu yang belum kelar, yah kelar beneran jadinya. sayangnya di kita, kasus semacam ini sering dianggap angin lalu karena emak-emak jaman dulu ga ada pembahasan macam ini, dan sekarang pun kaya gitu, efeknya, yah seperti kisah kisah itu, serem ya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Komentar muncul setelah dimoderasi.

Salam kenal 😆

Recent

Masukkan Email untuk Langganan Gratis