Ramai Sepi Bersama, Meski Ramadan dan Lebaran Kini Beda

Daftar Isi [Tampil]
ramai sepi bersama im3

Assalamu’alaikum …

Apa kabar teman-teman? Bagaimana nih puasanya kali ini? Semoga tetap lancar dan sehat-sehat ya, aamiin. Pengen cerita soal Ramadan kali ini yang pertama kali dalam sejarah enggak seramai biasanya 😔. Ingat banget pas hari pertama puasa, enggak ada tarwih pertama di Masjid. Selain itu, saat pagi di hari pertama puasa ke pasar untuk belanja keperluan dapur, lihat jalanan tuh sepiii … banget 😭

Padahal kalau Ramadan sebelumnya, jam segitu jalanan masih ramai dengan orang-orang yang jalan pagi setelah Salat Subuh berjamaah di Masjid. Jujur sempat nangis di motor lihat situasi sepi saat itu. Belum lagi, enggak bisa lagi ngumpul bareng teman-teman secara langsung. Tapi meski begitu, silaturahmi setiap hari tentu harus tetap jalan.

Apalagi, ada di youtube lagi rame nih, sebuah video klip penyemangat judulnya “Ramai Sepi Bersama” yang ngena banget sama kondisi saat ini. Tapi bagusnya malah nambah semangat untuk tetap berkreasi. Nanti aku bahas di akhir ya soal video klipnya.

Ramadan yang Berbeda

“Bagaimana ya dengan teman-teman profesi di bagian medis dan yang berjuang di lapangan ketika ingin berkumpul dengan keluarganya?“
Itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di kepala saya. Belum Ramadan pun, banyak dari kawan-kawan yang sudah sulit untuk bertemu keluarga. Betapa berat beban mereka. Selain fisik yang terkuras, berkumpul bersama keluarga juga terbatas. Apalagi di momen Ramadan ini.

Setidaknya, meski kita tidak bisa kemana-mana karena harus di rumah saja, kita masih bisa berkumpul bersama keluarga. Pasti keadaan ini yang dirindukan teman-teman yang berjuang di garda terdepan. Semoga Allah membalas segala jasa-jasa mereka dengan keberkahan dan kebaikan beribu-ribu kali lipat, aamiin.

Juga untuk pertama kalinya dalam sejarah Ramadan kita, kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan saat puasa, kini tidak bisa lagi leluasa dilakukan. Banyak hal yang memang sangat berbeda selain tidak ada lagi tarwih berjamaah di Masjid selama Ramadan tahun ini. Pasti semua juga merasakan hal serupa. Yang berbeda di tahun ini antara lain :

1. Kegiatan Buka Bersama

Pasti bahasan yang pertama kali sering ada di grup-grup chat adalah “di manakah kita akan buka bersama alias bukber?” “Kapan akan bukber?” .

Ya, meski ujung-ujungnya enggak jadi terkadang, tapi bahasan ini selalu menarik dan menjadi bahasan wajib jika Ramadan tiba. Betul atau benar? hehe.

Nah Ramadan kali ini benar-benar sepi di grup-grup soal bahasan bukber ini. Padahal, salah satu momen sliaturahmi yang paling ditunggu-tunggu saat bulan Ramadan adalah ya bukber ini.

2. Kegiatan Baksos Bersama

Saya kebetulan dulunya tinggal di komplek asrama di sebuah sekolah swasta. Saat Ramadan tiba, para siswa dan beberapa guru biasanya mengadakan baksos atau bakti sosial bersama di beberapa momen ngabuburit atau saat menunggu buka puasa Ramadan.

Kegiatan yang biasa dilakukan di antaranya berbagi takjil (makanan berbuka) saat menjelang buka puasa. Lalu dilanjutkan dengan buka puasa bersama murid dan guru. Biasanya saya ikut menemani suami yang memantau aktivitas anak-anak saat bakti sosial. Kini, semenjak murid-murid sekolah sudah dipulangkan, tidak ada lagi kegiatan-kegiatan seperti itu.

3. Kerja dari Rumah (WFH)

Sejak adanya edaran dari pemerintah bahwa proses pekerjaan sebaiknya dilakukan dari rumah (Work From Home), suami saya termasuk juga kini memiliki jam kerja yang lebih sedikit daripada biasanya. Kini selama Ramadan, suami yang biasanya masuk kerja selama 6 kali seminggu kini hanya 3 kali seminggu. Tapi suami tetap memiliki tugas dari kantor selama bekerja dari rumah. Sisi positifnya, momen bersama suami di rumah memang lebih lama. Lumayan juga suami bisa bantu-bantu mengurus si kecil, hehe.

4. Umroh dan Haji

Sebenarnya, beberapa keluarga sudah ada yang meniatkan umroh sekitar bulan Maret lalu. Ada juga keluarga yang Alhamdulillah sudah mendapat giliran haji tahun ini. Juga pasti banyak juga orang-orang yang akhirnya harus menunda dulu. Semoga saja, hal ini tidak berlangsung lama lagi.

Nah, empat hal tersebut yang membuat Ramadan kini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Memang ada momen yang hilang. Ada kegiatan yang tidak mampu lagi dilakukan sementara ini. Tapi apapun keadaanya, semoga kita selalu bersyukur dan terus berdo’a yang terbaik untuk semuanya.

Lebaran Pertama Kali Tanpa Pulang Kampung

Selain momen Ramadan, momen Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga juga sepertinya harus tertunda dulu saat ini. Kebetulan tahun ini rencana menghabiskan liburan lebaran di kampung Mertua, kurang lebih tujuh jam menggunakan jalan darat. Awalnya, saya dan suami sempat bingung apakah nanti bakal pulang kampung atau tidak, mengingat aturan PSBB untuk tidak bepergian kemana-mana terlebih dahulu. Selain itu aturan di beberapa daerah juga berbeda-beda.

Ternyata beberapa hari kemudian dapat kabar dari bapak mertua kalau kami tidak bisa pulang kampung dulu saat mau lebaran nanti. Selain PSBB dari pemerintah, alasan lainnya karena adanya kebijakan dari kantor tempat bekerja bapak mertua. Jika ada keluarga yang datang, bapak mertua harus tinggal di mess kantor.

Jadi sama aja sebenarnya kami juga tidak bisa bertemu. Ya, mau diapalagi. Keputusan untuk tidak berkumpul secara langsunga dalah jalan terbaik.
Sedih pasti, namun demi kebaikan bersama, keinginan kumpul keluarga besar saat lebaran memang harus ditiadakan dulu tahun ini. Teman-teman ada juga yang seperti itu?

Menyiasati Keterbatasan Silaturahmi

Meski terbatas dalam berinteraksi secara langsung dengan teman juga keluarga, silaturahmi harus tetap jalan bukan? 😊 Kita bisa memanfaatkan silaturahmi melalui media sosial dan video call.
silaturahmi
Belajar melalui seminar online saat di rumah saja juga bersilaturahmi dengan teman-teman di media sosial
Kita juga bisa tetap melakukan kebaikan dan membantu orang lain melalui donasi online. Yang menarik, banyak juga sisi positif dan kreatif dari keadaan ini. Salah satunya semakin banyak seminar-seminar daring yang bertebaran gratis melalui aplikasi yang bisa melakukan meeting bersama.

Hal tersebut juga membuat saya semakin banyak menimbah ilmu dari kuliah daring tersebut. Kadang juga menggunakan media grup chat agar diskusi dan proses menimba ilmu bersama teman-teman tetap jalan. Meski terbatas, setidaknya ilmu tetap bisa diraih tanpa batas.

Tetap jalin silaturahmi dengan keluarga jauh melalui video call
Kami juga sering meluangkan waktu untuk menghubungi keluarga jauh via video call. Bersyukur sekali di saat serba dari rumah ini, teknologi seperti ini sudah ada. Tidak terbayangkan jika pandemi ini terjadi saat tidak ada alat komunikasi.

Selain itu, ada kemungkinan lebaran nanti juga kami akan melakukan video call saja. Yang penting hubungan baik tetap terjaga, saling mengetahui kabar, itu sudah bisa mengobati sedikit kerinduan 😊.

IM3 Ooredoo Menggarap “Ramai Sepi Bersama”

Eh eh apa nih Ramai Sepi Bersama? Tadi sudah saya bahas sedikit di awal cerita kan kalau ada video klip yang lagi ramai di youtube? Nah video klip ini berisikan lagu yang bercerita tentang masa saat ini di mana banyak hal yang tidak lagi bisa dilakukan bersama secara langsung. 

Video tersebut adalah hasil kolaborasi 4 musisi keren lho! Video ini bahkan sudah ditonton lebih dari 40 juta kali. Memang enggak salah banyak yang suka, soalnya isinya sangat mewakili keadaan saat ini. Yang belum nonton videonya, bisa lihat ini nih :


Bagaimana nih setelah nonton? Saya pribadi suka banget sama nada dan lirik yang dibawakan 4 musisi keren ini. Mereka adalah Baskara Putra (Hindia), Kunto Aji, Yura Yunita dan juga Sal Priadi. Video klip yang digarap ini berjudul “Ramai Sepi Bersama”.
Lagu ini kini jadi penyemangat sekaligus mengingatkan kita semua bahwa apapun yang terjadi, tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi.
kuota ahrian im3 oreedoo

Uniknya, untuk pertama kalinya, seluruh proses pembuatan iklan IM3 Ooredoo ini dibuat dari rumah lho! Baik talent maupun kru produksi. Dengan cara kerja remote, tentunya ini bertujuan untuk mematuhi aturan physical distancing.

Tentu para kru dan talent hanya mengandalkan kuota dan koneksi untuk berkomunikasi lewat platform chat, video call, dan email selama proses produksi. Hal ini menunjukkan bahwa yang terjadi saat ini tidak menghalangi kita untuk berkreasi dan berkolaborasi. Kita tetap bisa menciptakan karya positif meskipun sama-sama tidak bisa ke mana-mana dan di rumah saja.

IM3 Ooredoo Hadir Menawarkan Paket Fredoom Harian

Ngomong-ngomong soal pentingnya kuota agar tetap bisa berkreasi, sebagai blogger juga saya tidak lepas dari yang namanya internet. Meski sudah disibukkan dengan mengurus ranah domestik rumah sekaligus mengurus, mendidik dan mengajak si kecil bermain, saya masih menyempatkan untuk tetap rajin meng-update konten di media sosial maupun di blog. Tentu semua itu butuh paket data yang cukup. 
Kalau teman-teman gimana nih? Seberapa penting sih kuota selama pandemi ini?
Tapi teman-teman tenang saja, IM3 Ooredoo kini menawarkan Paket Freedom Harian. Apa itu paket freedom harian? Paket tersebut adalah Paket terbaru dengan harga terjangkau yang dapat digunakan untuk internetan 24 jam (di semua jaringan) dengan benefit kuota utama 1GB per hari. Dilengkapi fitur pulsa safe, internetan nyaman dan pulsa tetap aman meski kuota utama telah habis digunakan.

Hadir dengan 3 Jenis

Paket Freedom Harian terdiri dari 3 jenis yaitu paket 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Semua paket tersbeut bisa mendapatkan jatah kuota 1 GB per hari.

Kalau mau lebih praktis, sebaiknya memilih paket yang 28 hari. Jadi kita bisa mendapatkan 28 GB dengan rincian pemakaian 1 GB per hari. Kuota yang sangat besar dan murah bukan dengan harga yang ditawarkan?
Contoh jika ingin beli paket di aplikasi My Im3
IM3 Ooredoo memang hadir untuk membangun optimisme dan memahami kebutuhan kita semua. Apapun yang terjadi, tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi. Ya meski silaturahmi hanya bisa melalui dunia maya, tapi itu sudah sangat membantu agar kita bisa taap terkoneksi dengan kelaurga jauh. Freedom Kuota Harian sangat mendukung akan hal itu.

Bagaiman Cara Aktifkan Paket?

Paket dapat diaktifkan melalui *123# atau melalui aplikasi myIM3. Perpanjangan paket otomatis berlaku selama pulsa mencukupi. Mudah dan sangat bermanfaat untuk digunakan saat ini.

Kesimpulan

Harapan agar pandemi ini segera berakhir adalah harapan kita semua. Tapi yang harus kita terus tanamkan dalam diri adalah tidak ada kejadian yang terjadi tanpa kehendak Sang Pencipta. Mari kita terus berpositif dan berkreasi meski di tengan ujian wabah ini. Selalu menjaga silaturahmi meski secara virtual juga sangat penting.

IM3 Ooredoo mendukung kita menjaga #SilaturahmiSetiapHari dengan orang yang disayangi. IM3 Ooredoo juga mendukung aktivitas internet harian yang dijalani dengan menghadirkan paket Freedom Kuota Harian.

Tunggu apalagi? Banyak sekali yang bisa kita lakukan dengan kuota 1 GB per hari. Kuota 1 GB untuk acara bukber online, mengikuti kajian online, atau pun berkolaborasi seperti yang baru saja dilakukan tim IM3 Ooredoo dan 4 Musisi hebat.

Bahkan, IM3 Ooredoo akan mendonasikan Rp2000 untuk membantu menanggulangi Covid-19 dari setiap pembelian paket Freedom Kuota Harian.

Kini tidak ada alasan lagi untuk berhenti berkreasi dan berdonasi dari rumah. Karena banyak hal yang kini bisa dilakukan dari rumah saja bermodal memilih kuota yang tepat. Sudah siap untuk berinovasi Bersama IM3 Ooredoo?

Kalau teman-teman bagaimana nih Ramadan kali ini? Apa saja yang beda? Bagi yuk di kolom komentar 😊


Salam,
Triyatni Ashari
pohontomat.com


Referensi : indoosatooredoo.com











Baca Juga :
@pohontomat | Triyatni Ashari
ɪɴᴅᴏɴᴇꜱɪᴀɴ | ᴍᴜꜱʟɪᴍᴀʜ | ᴀ ᴍᴏᴍ | ᴄᴏᴍᴘᴜᴛᴇʀ ɴᴇᴛᴡᴏʀᴋɪɴɢ ᴠᴏᴄᴀᴛɪᴏɴᴀʟ ʜɪɢʜ ꜱᴄʜᴏᴏʟ ɢʀᴀᴅᴜᴀᴛᴇ | ᴊᴀᴘᴀɴᴇꜱᴇ STUDY ɢʀᴀᴅᴜᴀᴛᴇ | ʟᴏᴠᴇ ᴛᴏ ʀᴇᴀᴅ ᴀɴᴅ ꜱʜᴀʀᴇ | ᴄᴏɴᴛᴀᴄᴛ ᴍᴇ ꜰᴏʀ ᴍᴏʀᴇ pohontomat.com@gmail.com ɪɴꜱᴛᴀɢʀᴀᴍ : @ᴘᴏʜᴏɴᴛᴏᴍᴀᴛ

Related Posts

57 komentar

  1. Ramadan tahun ini memang sepi, jadi rindu ramadan sebelumnya yang ramai dan semarak.

    Setuju, salah satu cara bersilaturahmi saat pandemi adalah melalui aplikasi, jadi paketannya harus mendukung.

    BalasHapus
  2. Huaaa aq mewek liat iklannya mbakk.. aku jugaa.. untuk pertama kalinya suami ga bisa memastikan kapan dia bisa pulang ke Indonesia. Dia di Autralia dan penerbangan ke Indo ditutup entah sampai kapan..

    BalasHapus
  3. Ramadhan tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya ya ka. Tapi untungnya sudah ada teknologi yang bisa mendekatkan yang jauh.
    Walaupun kondisi seperti ini tidak memungkinkan untuk pulang kampung

    BalasHapus
  4. Ramadhan taun ini jelas sangat beda mbak. Dimana tidak ada tarawih, witir, dan kegiatan ibadah lainnya yang biasanya dilakukan di bulan ramadhan. Untuk silaturahmi pun kita dibatasi, namun dengan adanya teknologi yang ada sedikit membantu kita untuk bisa berkumpul walaupun via online.

    BalasHapus
  5. Ramadhan tanpa sholat tarawih dan keseruan pulang mudik itu rasanya aneh sekali. Semoga pandemi yang menjadi penyebab semua ini segera berakhir.

    BalasHapus
  6. Agak sedih kalau bahas soal ramadhan dan lebaran tahun ini. Semua serba dibatasi, ya semoga semua segera pulih kembali dan bisa beraktivitas seperti sedia kala.

    BalasHapus
  7. Akhirnya merasakan silaturahim keluarga besar lewat zoom. Meskipung ngga bisa bersua langsung tapi alhamdulillah rasa rindu terobati. Untung pake m3 lancar jaya no buffering.

    BalasHapus
  8. Yang berbeda ga jauh beda sama yang mba tulisin. Dengan harapan yang sama agar semua cepat berlalu dan kita bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

    BalasHapus
  9. Mbak Tri, laptopnya sama euy sama aku. wkwk. iya ey ramai sepi ramadan kali ini, jadi kangen orang tua di kampung.

    BalasHapus
  10. Sama. Yang beda kali ini ngga ada acara hunting kulineran, karena PSBB. udah 2 bulan ga keluar rumah, Ramadan nya sih ngga sepi. Cuman jadi ga semangat aja gitu gada traweh bareng di masjid😭😭😭

    BalasHapus
  11. Ya biasanya kalo lebaran kumpul lengkap semua anggota keluarga. Semua pada mudik ke kampung halaman. bersabar ya... Semuanya akan berlalu...

    BalasHapus
  12. haru banget ya kak, sekarang silaturahmi hanya via online. Btw aku udah setahn ini pake im3 oredoo tapi yang prabayar kak, jadi sebulan 100k ajah, udah puas banget nonton youtube dan buat kuliah daring

    BalasHapus
  13. Yang paling terasa dari ramadhan kali ini adalah tidak bisa buber dengan temen-temen. Padahal biasanya jadi ajang reuni mulai temen SD sampai temen kuliah. Jadi sedih deh:(

    BalasHapus
  14. Sedih sih ga bisa mudik. Tapi demi kebaikan bersmaa apa mau dikata. Terasa bgt bedanya. Rindu makan2 bersmaa hehe

    BalasHapus
  15. Sedih sih ya, ramadhan yang dinanti sekian lama ternyata tidak bisa dinikmati sama seperti ramadhan sebelumnya. ujiannya bertambah, apalagi buat mereka yang paling terdampak.

    BalasHapus
  16. Kalau aku berhubung, ramadan kali ini, di desa jadi masih tetap ngerasain suasana ramadan seperti biasanya sih kak seperti tarawih(bapak/kakak yang jadi imam di musholla rumah) dan tadarus setelahnya. Bedanya cuma aku stay at home ja along pandemi.

    BalasHapus
  17. Ramadhan yang sangat jauh berbeda dengan Ramadhan sebelumnya.

    Saya justru terkurung di kost an akibat PSBB dan pandemi.

    Kita dipaksa untuk berdamain dengan pandemi ini.

    Semua meski dilakukan secara daring termasuk silaturahmi. 😢

    BalasHapus
  18. Bedanya apa ya? gak ada THR. gak seperti tahun lalu asyik buat kue.

    BalasHapus
  19. Yuni merasa pandemi ini bikin penggunaan quota bertambah. Dan hal menyedihkan lainnya memang banyak rencana terpending. Hiks.

    BalasHapus
  20. Kuota internet jadi kebutuhan primer sepanjang #dirumah ini aja ya mba. Biasanya free wifi di kantor, sekarang kerjaan dipindahkan ke rumah. Kuota bebas S&K seperti Oreedoo ini dibutuhkan banget.

    BalasHapus
  21. suasna ramadhan memang berbeda sekali ya kak tahun ini..tapi semoga kita semua tetap istiqomah menjalani puasa ramadhan tahun ini dan diberikan kelancaran dan kemudahan Amin YRA

    BalasHapus
  22. demi memutus rantai penularan ya mba, kita harus sabar enggak pulkam dulu. saya juga nih. padahal mbah kakung hidup sendiri di rumah. kasian tapi lebih kasian lagi kalo kita pulang malah sakit. jadi yowes, duitnya dulu aja yang sampai, kitanya kapan-kapan sampainya hihi.

    BalasHapus
  23. Memang lebaran ini terasa berbeda ya kak. Rasa ingin silaturahmi jadi terbatas. Tapi selalu ada cara untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan telepon video kita bisa saling silaturahmi dari jauh

    BalasHapus
  24. sekarang berkreasi pun masih bisa untuk diexplore meskipun banyak stay at home, bikin video bisa dari rumah masing-masing dan hasilnya kalau digabungin tetep bagus
    beda ramadhan taun ini dengan taun sebelumnya, biasanya kalo puasa identik sama buka bersama dengan temen temen waktu sekolah atau bikin acara baksos, sekarang agak berkurang

    BalasHapus
  25. Pandemi ini membuat paket kita harus ekstra kuota ya , aku rindu itikaf dan ngabuburit ke mesjid2 kak huhuhu

    BalasHapus
  26. Saya udah 4 tahun nggak pulang, tapi ya sudahlah :D
    masih ada cara lain untuh silaturahmi, semoga nanti bisa mudik meski bukan lebaran, dan saat corona telah bisa kita taklukan :)

    BalasHapus
  27. Bener banget nih selain bisa berhemat dengan membeli kuotanya kita juga bisa ikutan nyumbang ya kak.. Tetap semangat di masa pandemi seperti ini! :D

    BalasHapus
  28. Sedih jauh dari keluarga besar, tapi ada kuota bisa teleponan terus dan video call juga setiap hari.

    BalasHapus
  29. Ramadhan kali ini emang beda banget yaa rasanya. Sedih kalo lagi direnungin tuh. Tapi untungnya masih banyak jalan supaya tetep bisa silaturahmi yaa. Semangat untuk kita semua!

    BalasHapus
  30. Selama Ramadhan di rumah aja ternyata banyak hal2 positif dan menarik yang bisa dilakukan kok. Asalkan ada kuota internet hehe.. cobain masak menu baru dengan nyontek cookpad adalah salah satu hal yg aku lakuin.

    BalasHapus
  31. Aku denger lagu Ramai Sepi Bersama sampai berkaca-kaca mbak, liriknya bener-bener relate dan menyentuh sama keadaan sekarang. Semoga kita semua dikuatkan menghadapi pandemi ini ya, semua akan membaik pada waktunya.

    BalasHapus
  32. Sedih ya memang lebaran tahun ini beda banget jadinya Mba. Aku paling senang tiap iklan IM3 ini muncul di TV, pesannya nyess sampai di hati.. Semoga jadi pelipur lara untuk teman-teman yang nggak bisa pulang ke kampung halaman.

    BalasHapus
  33. Sama juga mba, Ramadhan taun ini special. Part yang membuat hati makin sedih adalah ga bisa mudik. Iya meski mudiknya masih terbilang dekat, tapi tetep aja ga bisa mudik. Semoga segera berakhir ya pandemik ini.

    BalasHapus
  34. Yg bikin sedih ramadhan ga bisa ke masjid, tpi orang2 pada nekad dan berani meramaikan mall2 dan pusat pembelanjaan 😢

    BalasHapus
  35. Ramadhan kali ini rasanya gaenak banget karena gak bisa buka bersama, gak bisa tarawih di masjid dan terasa sepi banget, gak semeriah Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Semoga aja pandemi ini segera berakhir biar bisa balik kampung lagi tahun depan

    BalasHapus
  36. Bener bener berbeda banget dan jadi aneh huhu sekangen itu ya sama ramadhan biasanya, tapi sekrang malah udah mau lebaran:(

    Tapi harus tetep semangat sihh, aku pake juga nih paket freedom kuota harian im3 ooredoo, untuk menjalin silaturahmi setiap harii

    BalasHapus
  37. Ramaibsepi bersama. Yaa semoga usaha kita semua tidak berakhir sia2. Apalagi ada penyemangat kaya video itu td

    BalasHapus
  38. Lebaan ini komplek bakal ramai karena banyak yang nggak mudik, termasuk saya.

    BalasHapus
  39. Berbagai macam perasaan berkecamuk di hati setiap manusia saat ini. Rindu yang rasanya harus dituntaskan dengan bertemu. Bisa memeluk dan mencium, ah sedih membayangkannya.

    Silaturahmi online mungkin nggak sesempurna pelukan dan ciuman hangat pada orangtua, tapi setidaknya bisa menjadi pengobat rindu. Bisa melihat tatapan mata, guratan keriput, dan ulasan senyum, ya kan?

    Terima dan nikmati dulu kondisi saat ini dengan bantuan internet. Alhamdulillah, ada IM3 Ooredoo. Jangan batasi diri nggak bisa ini itu walau berjauhan.

    BalasHapus
  40. nice info ttg indosatt ooredo. btw ramadan yang sangat berbeda dengan ramadan-ramadan yang sebelumnya, semoga kita semua bisa mengambil hikmahnya ya. semoga juga vaksin covid 19 bisa segerea ditemukan

    BalasHapus
  41. Iklan Indosat yang baru itu memang nempel banget ya lagunya. Anakku yang pertama sampai suka ngikutin

    BalasHapus
  42. Huhuhuhu :( nda pulkam, nda ketemuki.

    BalasHapus
  43. Memang banyak yg disayangkan selama ramadhan dan lebaran tahun ini. Tapi halangan apapun sekarang sudah banyak teknologi yg mendukung, salah satunya vidcall. Kalau saya sebagai anak kuliahan butuh banget internet yg cepet dan nggak lemot. Iklan IM3 ini memang keren abis sih, liriknya bikin nempel di kepala.

    BalasHapus
  44. jujur ya mba, kalau aku gk ada WFH. hehehe
    pengurangan jam kerja aja.

    nah pas pengurangan jam kerja, akhirnya pulang cepet. dirumah ngapain? ngeblog dong.
    terus aku perlu internet yang stabil. tapi harga terjangkau, kuota berlimpah #banyakmaunya
    sepertinya paketan IM3 Ooredo ini boleh dicoba buat solusi paket internet. hehee

    BalasHapus
  45. Ini juga kali pertama kami tidak mudik. Tentu rasanya berbeda banget meski masih bisa bersilaturahmi lewat daring. Alhamdulillah semua bisa saling memahami dengan kondisi pandemi sekarang ini

    BalasHapus
  46. selama lebaran dan ramadahan ini membuat saya bisa bersama keluarga terus hehe terima kasih corona berkat kamu kami semakin dekat, dan pastinya semakin stress juga gak bisa liburan bersama di luar kota

    BalasHapus
  47. Pasti tidak mudah ya, silaturahmi via Hp. Via VC.
    Saya sudah siapin banyak kuota ternyata HP yang ga kuat. 5 menit saja, setelah itu hang

    BalasHapus
  48. Ramadhan kali ini lebih sepi, tapi mudah-mudahan lebih memberi makna ya, mba.
    Kreativitas memaksimalkan teknologi yang ada hingga walau di rumah saja tetap terhubung dengan keluarga. Yang penting koneksi internet lancar, IM3 Ooredo bisa jadi pilihan.

    BalasHapus
  49. Ramadhan dan lebaran yang kita lewati tahun ini memang sangat berbeda, kendati demikian tak memutus asa untuk tetap menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik kepada keluarga maupun teman-teman

    BalasHapus
  50. Ya, pandemi ini membuat kita merayakan lebaran dgn cara yg berbeda..
    Smg pandemi ini segera berlalu ya

    BalasHapus
  51. Yup Ramadan 2020 ini memang beda banget dengan ramadan sebelum2 nya. Sedih juga sih tapi yah emang dalam kondisi seperti ini kita butuh saling menyemangati dan menguatkan. Btw video klipnya bagus nih, suka dengan lirik lagunya. Keren juga ya pembuatan video klipnya bisa dari rumah gitu.

    BalasHapus
  52. Meskipun tahun ini berbeda lebaran dan ramadan. Yang pasti kita selalu sehat dan silaturahminya tetap terjalin ya mba.

    BalasHapus
  53. Saya juga pake im3 ooredo yg unlimited nih. Puaaaasss banget mau dipake streaming atau video call

    BalasHapus
  54. Asyik banget im3 ooredoo ya?
    Menyediakan Paket murah sehingga banyak aktivitas bisa dilakukan, termasuk berdonasi

    BalasHapus
  55. Iya betul banget ramadhan dan lebaran kali ini sangT berbeda

    BalasHapus
  56. Benar banget, kuota 1 GB , bermanfaat sekali, bisa untuk silahturahmi di saat lebaran ataupun tugas tugas daring anak dan orang tua. Kerwn ya indosat

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Komentar muncul setelah dimoderasi.

Salam kenal 😆

Recent

Facebook

Masukkan Email untuk Langganan Gratis