BlogKakTri
Lifestyle Blogger, Talk About Blogging, Parenting,Traveling, Tips, Review, and Lifestory by Triyatni Ashari

Review Buku RE: Kang Maman : Kisah (Nyata) yang tak Terlupakan

REVIEW BUKU RE: MAMAN SUHERMAN

Review buku RE kang maman

Penulis : Maman Suherman
Novel Dewasa +18
Halaman : 171
Penerbit : POP Icecube
 Via ipusnas

BLURB :
“Panggil aku: Re:!”
“Pekerjaanku pelacur!”
“Lebih tepatnya, pelacur lesbian!”

. . . . . . . .

Pertemuan dengan Re:, si pelacur lesbian, mengubah jalan hidup Herman. Semula, mahasiswa Kriminologi itu menganggap Re: sekadar objek penelitian skripsinya. Namun, yang terjadi malah sebaliknya.

Kisah hidup Re: yang berliku menyeret Herman hingga jauh ke dalam. Herman terpaksa terlibat dalam sisi tergelap dunia pelacuran yang bersimbah darah, dendam, dan airmata.
  


REVIEW

"Sosok Re: di masa 80an, membuat saya berimajinasi begitu dalam dan ikut merasakan sakit, seperti yang dituliskan Herman, tokoh yang beberapa bulan sudah mengenal Re: dengan "cukup" baik. Herman yang seorang mahasiswa Kriminologi tingkat akhir, harus menyelesaikan topik penelitian skripsinya berkaitan dengan Wanita Tuna Susila (WTS) ikut andil secara langsung dengan turun ke lapangan. Bahkan bukan hanya mendapatkan materi skripsi, tapi juga mendapatkan  sudut pandang dan pembelajaran kehidupan yang penuh misteri."
------
Membaca ini sekali sesi, membuat saya geleng-geleng kepala tak henti-henti
Di bagian akhir, ada air mata yang juga ikut meniti
Ada rasa syukur juga kupanjatkan kepada Illahi, karena saya lahir dan hidup tidak merasakan "susah yang teramat sangat" seperti yang Re: alami
Belum lagi juga berpikir lebih, apakah benar ada mahasiswa yang begitu "kuatnya" terus mendengar caci maki?
Menyelesaikan skripsi, meski diancam mati?
Membutuhkan waktu lama di lapangan hingga beratus-ratus hari?
Ahhhh, membaca Re: ini kurang lebih 2 jam, sambil makan dan memomong bayi, mengantarkan saya ke kehidupan yang "berbeda" sama sekali
Seolah melintas "dimensi" 
Banyak ilmu dan istilah Kriminologi yang baru saya pahami
Belum lagi istilah "lingkungan" lapangan yang sungguh kompleks sekali
Terkadang sempat membuat saya tersenyum sekali-sekali
Satu yang pasti, memeluk anak sendiri adalah anugerah luar biasa yang harus kita syukuri 😊
Karena Re: tidak bisa melakukannya sendiri 😭😭
-------
Awalnya saya kenal Kang @kangmaman1965 sebagai notulen di sebuah acara tv. Namun di WAG OWOB saya baru tahu beliau adalah penulis dari beberapa buku. Saya betul2 merasa kudet 😫 setelah ini, saya jadi pengen baca semua karya Beliau. Kereeen abisss.. 

Posting Komentar

Jika Anda pengguna blogger, harap membuat publik profil blogger sebelum berkomentar agar tidak broken link ya.

Sebaiknya jangan anonim agar bisa saling mengunjungi ...

Komentar muncul setelah dimoderasi.
Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Salam kenal ...