BlogKakTri
Lifestyle Blogger, Talk About Blogging, Parenting,Traveling, Tips, Review, and Lifestory by Triyatni Ashari

Mengenal Untung Rugi Coworking Space

untung rugi coworking space

coworking space
image by Free-Photos from Pixabay

pohontomat.com | Mengenal Untung Rugi Coworking Space – Start up yang baru terkadang memiliki ruang kerja yang open space. Ruangan seperti ini semakin mendulang popularitas beberapa tahun ke belakang. Konon ini dapat menjadi solusi tepat bagi para pemilik bisnis start up. Salah satu pos yang kerap menyedot modal bisnis yang paling besar adalah lokasi usaha. sebelum melakukan bisnis  Anda perlu mengenali dahulu untung rugi coworking space. Maka tak heran jika banyak yang memilih untuk menyewa daripada harus membeli lapak, ruko, atau lantai gedung untuk tempat usaha.

Bahkan tak sedikit yang memutuskan untuk menunda rencana dalam membuka usaha karena pos untuk lokasi usaha masih belum tercukupi. Ini tentunya menjadi masalah tersendiri untuk calon-calon pengusaha yang baru. Namun di era kemajuan teknologi saat ini, ada inovasi baru untuk mengatasi masalah budget lokasi usaha.

Sebenarnya apa sih coworking space?

Coworking space merupakan tempat kerja yang ditempati oleh beberapa usaha sekaligus. Kantor tersebut tidak dimiliki oleh usaha manapun di tempat tersebut karena semuanya menyewa. Adapun pemilik kantornya yaitu pihak lain. Ruang kerjanya dapat didesain sesuai dengan karakteristik penyewa. Konsepnya seperti rumah kontrakan untuk mahasiswa perantauan. Satu rumah dapat ditempati dua atau tiga orang sekaligus dan masing-masing membayar iuran yang telah ditentukan.

Image by MagicDesk from Pixabay

Terlepas dari untung rugi coworking space, untuk urusan sewanya menjadi urusan tiap-tiap usaha. Bila satu usaha tidak membayar, maka usaha lain yang membayar masih tetap bisa beroperasi. Berbeda dengan rumah kontrakan terkadang jika ada satu saja yang tidak membayar maka semuanya pun kena.

Dari penjelasan di atas maka bisa ditarik beberapa kesimpulan mengapa sistem ini cocok untuk para pengusaha baru. Umumnya, yang memanfaatkan tempat seperti ini adalah perusahaan digital rintisan atau bisnis start up. Perusahaan start up memiliki karakteristik yang unik, kreatif dan inovatif, berani mendobrak hal-hal yang bersifat konvensional. Maka konsep berbagi kantor ini cocok dalam skema usaha mereka.

Berikut Beberapa Contoh Untung Rugi Coworking Space Menggunakan System Ini:
 
bad good
Image by Fathromi Ramdlon from Pixabay
Biaya Sewa Lebih Murah

Harga sewa kantor sistem bersama ini dapat lebih murah karena dapat dibayar bersama-sama. Namun antara satu usaha dan lainnya tak saling bergantung, sehingga tidak perlu khawatir bila ada pemilik usaha penyewa kantor yang belum membayar sewa.


Inovatif dan Nyaman

Untung rugi coworking space memang kerap menjadi pertimbangan, tapi dari segi desain akan lebih untung. Umumnya, desain interior pada coworking space dibuat senyaman mungkin dengan meja dan kursi tanpa sekat dan berdesain dinamis. Terlebih bila penyewanya khusus untuk perusahaan start-up, yang biasanya tidak mau memiliki lingkungan kerja yang konvensional.

Fasilitas Digital yang Mumpuni

Pemilik tentu tahu betul pangsa pasar yang akan dituju. Untuk perusahaan teknologi, fasilitas digital yang tersedia tentunya harus mumpuni. Misalnya jaringan Internet atau koneksi kencang. Hal ini tidak didapati jika menyewa kantor sendiri.

Selain beberapa keuntungan yang didapat, terdapat pula beberapa kerugian diantaranya:

Harga Sewa yang Dinilai Tidak Semurah Dibanding Jika Berkantor di Rumah

Terdapat beberapa coworking space yang menentukan tarif cukup tinggi, bahkan per jam. Harga yang dibandrol tentunya setara dengan fasilitas dan manfaat yang didapatkan. Bukan hanya mempertimbangkan untung rugi coworking space yang dipilih, factor kenyamanan ketika bekerja menjadi alasan tersendiri.

Kurang Cocok untuk Usaha yang Membutuhkan Banyak Privasi 

Bagi Anda yang menyukai ketenangan saat bekerja, mungkin dapat terganggu jika berada di dalam area seperti ini. Meskipun tersedia pula beberapa ruang pribadi yang disewakan secara terpisah, akan tetapi harga sewanya tentu akan lebih mahal. Coworking space juga kurang pas untuk Anda yang bergelut dalam bidang jasa konsultan. Jenis usaha ini akan membutuhkan banyak waktu untuk berinteraksi dengan klien secara intens. Termasuk jenis-jenis usaha yang butuh kerahasiaan tingkat tinggi.


Konsepnya Kurang Mendukung Gaya Kerja yang Membutuhkan Konsentrasi Tinggi

Bagi pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi, dengan tingkat tekanan besar pula, system ruang kerja seperti ini bukanlah pilihan yang tepat. Pasalnya, selain banyak orang, keributan dari bisik-bisik aktivitas rekan lain sesama penyewa pun akan lebih terdengar. Hal ini dapat membuyarkan konsentrasi. Terlebih jika Anda adalah tipikal orang yang mudah terganggu dengan kebisingan.

Dengan beberapa penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa coworking space ini akan lebih cocok untuk start up yang tidak mengharuskan untuk berinteraksi dengan klien secara intens. Dengan mempertimbangkan untung rugi coworking space ini Anda dapat menentukan apakah cocok dengan kondisi usaha Anda atau tidak. Coba simak di https://www.cekaja.com/info/bisnis-coworking-space-persiapkan-5-hal-ini/ untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya.

1 komentar

Jika Anda pengguna blogger, harap membuat publik profil blogger sebelum berkomentar agar tidak broken link ya.

Sebaiknya jangan anonim agar bisa saling mengunjungi ...

Komentar muncul setelah dimoderasi.
Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Salam kenal ...

  1. Ooo coworking space sistemnya perjam ya dikirain mingguan. Kira-kira berapa ya harganya?

    BalasHapus