Membuat Halaman Daftar Isi Lengkap di Blog Berdasarkan Label Tanpa Edit Template HTML

Membuat Halaman Daftar Isi Lengkap di Blog Berdasarkan Label Tanpa Edit Template HTML

Konten [Tampil]

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

Bagaimana Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label Tanpa Edit HTML?

Memiliki blog yang sudah lama dan telah memiliki banyak tulisan adalah sebuah kebanggaan sendiri. Namun terkadang jika ingin mencari tulisan yang telah cukup lama dipublish, memang sedikit rumit. Bisa dengan search kata kunci, atau klik label yang kita punya dan mencari pada older post. Belum lagi jika ada pengunjung yang ingin menjelajah tulisan kita, atau mencari tulisan lama kita, juga mungkin sedikit susah. Bukan berarti tidak bisa, tapi ada cara yang lebih mudah.

Dengan cara membuat daftar isi otomatis. Yes otomatis!
Cukup sekali buat, maka akan dengan otomatis tulisan kita akan masuk ke daftar isi. 

Daftar isi ini akan menyesuaikan dengan label yang kita buat. Semakin banyak label, maka akan semakin panjang juga daftar isinya.

Langkah-langkahMembuat Halaman Daftar Isi Lengkap di Blogadalah sebagai berikut :

1. Buka menu halaman, tambah halaman baru. 

Bagi yang belum tahu, halaman adalah tempat menulis yang bersifat statis (tetap). Jadi misalnya jika ingin membuat tulisan tentang biodata, privacy policy, dan daftar isi, ditulisnya di halaman bukan di postingan. Di sini saya mencoba membuat halaman baru pada blog saya yang lainnya (kumpulan hadits sehari-hari). 

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

2. Pilih Tampilan HTML

Pada bagian kiri atas, ada 2 jenis tulisan. Yaitu compose dan html. Compose adalah model tulisan yang langsung tanpa ada kode. Sedangkan html menggunakan kode. Tenang saja cara ini tidak akan mengganggu template blogmu jika salah. Pilih HTML, dan ingat untuk enter di bagian tengah (untuk memasukkan script). Kode diawal <div> >> script >> diakhiri </div>.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

3. Copy script di Bawah 

ke dalam halaman tersebut (ingat di tengah-tengah kode ya), langsung klik publikasikan tanpa kembali ke menu compose (Jika tidak maka tidak akan berhasil).

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

<style type="text/css">
.tabbed-
toc {margin:0 auto;background-color:#2f77bd;box-shadow: 0 0 7px rgba(5, 5, 5, 0.34);overflow:hidden;
position:relative;color:#333;border: 1px solid #9C9C9C;}
.tabbed-toc .loading {display:block;padding:10px 12px;font:normal bold 12px/normal Helmet,FreeSans,Sans-Serif;
color:white;}
.tabbed-toc ul,.tabbed-toc ol,.tabbed-toc li {margin:0;padding:0;list-style:none;}
.tabbed-toc .toc-tabs {width:20%;float:left;}
.tabbed-toc .toc-tabs li a {display:block;font:normal bold 12px/28px Helmet,Freesans,Sans-Serif;overflow:hidden;text-overflow:ellipsis;color:#fff;text-transform:uppercase;text-decoration:none;
padding:7px 15px;cursor:pointer;box-shadow: 0px 1px 1px rgb(255, 255, 255);}
.tabbed-toc .toc-tabs li a:hover {background-color:#4086E0;color:white;box-shadow: 0 0 7px rgba(0,0,0,.7);}
.tabbed-toc .toc-tabs li a.active-tab {background-color:#FFF;color:black;box-shadow: 0 0 7px rgba(0,0,0,.7);
z-index:5;margin:0 -1px 0 0;/* cursor:text; */}
.tabbed-toc .toc-content,.tabbed-toc .toc-line {width:80%;float:right;background-color:white;border-left:5px solid #1E84BC;box-sizing:border-box;}
.tabbed-toc .toc-line {float:none;display:block;position:absolute;top:0;right:0;bottom:0;box-shadow:0 0 7px rgba(0,0,0,.7);}
.tabbed-toc .panel {position:relative;z-index:5;font:normal normal 10px/normal Helmet,FreeSans,Sans-Serif;}
.tabbed-toc .panel li a {display:block;position:relative;font-weight:bold;font-size:12px;color:#000;line-height:20px;padding: 10px 12px;
text-decoration:none;outline:none;overflow:hidden;}
.tabbed-toc .panel li time {display:block;font-style:italic;font-weight:normal;font-size:10px;color:#666;float:right;}
.tabbed-toc .panel li .summary {display:block;padding:10px 12px 10px;font-style:italic;
border-bottom:4px solid #275827;overflow:hidden;}
.tabbed-toc .panel li .summary img.thumbnail {float:left;display:block;margin:0 8px 0 0;padding:4px;
width:72px;height:72px;border:1px solid #dcdcdc;background-color:#fafafa;}
.tabbed-toc .panel li:nth-child(even) {background-color:#66A9FF}
.tabbed-toc .panel li a:hover,.tabbed-toc .panel li a:focus,.tabbed-toc .panel li a:hover time,.tabbed-toc .panel li.bold a {
background-color:#333;color:white;outline:none;}
.tabbed-toc .panel li.bold a:hover,
.tabbed-toc .panel li.bold a:hover time {background-color:#222}
.post ol li::before {content: none;}
.post ol li {margin:0;}
@media (max-width:700px) {
.tabbed-toc {border:2px solid #333}
.tabbed-toc .toc-tabs,.tabbed-toc .toc-content {overflow:hidden;width:auto;float:none;display:block;}
.tabbed-toc .toc-tabs li {display:inline;float:left;}
.tabbed-toc .toc-tabs li a,.tabbed-toc .toc-tabs li a.active-tab {background-color:#2f77bd;box-shadow:2px 0 7px rgba(0,0,0,.4);}
.tabbed-toc .toc-tabs li a.active-tab {background-color:white;color:#333;}
.tabbed-toc .toc-content {border:none}
.tabbed-toc .toc-line,
.tabbed-toc .panel li time {display:none}
.tabbed-toc .panel li a{height: auto;}
</style>
<div class="tabbed-toc" id="tabbed-toc">
<span class="loading">Memuat…</span></div>
<script>
var tabbedTOC = {
blogUrl: "/", // Blog URL
containerId: "tabbed-toc", // Container ID
activeTab: 1, // The default active tab index (default: the first tab)
showDates: false, // `true` to show the post date
showSummaries: false, // `true` to show the posts summaries
numChars: 200, // Number of summary chars
showThumbnails: false, // `true` to show the posts thumbnails (Not recommended)
thumbSize: 40, // Thumbnail size
noThumb: "data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC", // A "no thumbnail" URL
monthNames: [ // Array of month names
"Januari",
"Februari",
"Maret",
"April",
"Mei",
"Juni",
"Juli",
"Agustus",
"September",
"Oktober",
"November",
"Desember"
],
newTabLink: true, // Open link in new window?
maxResults: 99999, // Maximum post results
preload: 0, // Load the feed after 0 seconds (option => time in milliseconds || "onload")
sortAlphabetically: true, // `false` to sort posts by published date
showNew: 7, // `false` to hide the "New!" mark in most recent posts, or define how many recent posts are to be marked
newText: ' &ndash; <em style="color:red;">New!</em>' // HTML for the "New!" text
};
</script>
<script src="https://cdn.jsdelivr.net/gh/tovic/dte-project@2fd2d2971c3398029ea5e149696447243e7f4d94/tabbed-toc.min.js"></script>

4. Sekarang kita sudah memiliki halaman yang berisi daftar isi. 

Tapi halaman tersebut belum muncul di blog. Jadi kita harus setting agar halaman muncul di blog. Caranya pergi ke Tata Letak, pilih di bagian mana akan dimunculkan menu halaman tersebut (misal di menu atas atau samping). Klik Tambahkan Gadget.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

5. Pilih halaman dengan mengklik tanda tambah

Menu halaman ini adalah menu yang bertujuan memunculkan daftar isi yang sudah dibuat sebelumnya.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

6. Centang menu daftar isi. 

Jika tidak dicentang maka tidak akan terlihat di blog.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

7. Simpan setelan

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

8. Nah silakan menuju ke blogmu. 

Lihat tempat di mana kamu menyimpan menu halaman, klik, dan jadiah seperti ini.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Blog Berdasarkan Label

Itu dia Cara Membuat Halaman Daftar Isi Lengkap di Blog Berdasarkan Label Tanpa Edit Template HTML. Sekali lagi pastikan agar menyalin script di menu html, bukan compose. Lalu langsung save tanpa kembali ke menu compose. Good luck! Jika ingin melihat menu daftar isi saya bisa dilihat di sini. Semoga bermanfaat. 

Sumber : script dari seorang blogger yang saya lupa. Saya sudah buat daftar isi sejak berbulan-bulan lalu. Saya mencari lagi ternyata sudah banyak yang posting hal yang sama. 
15 Jenis Kain untuk Gamis dan Harganya (Lengkap dengan Gambar)

15 Jenis Kain untuk Gamis dan Harganya (Lengkap dengan Gambar)

Konten [Tampil]

janis kain gamis dan harganya

Ada berapa macam yang Anda tahu tentang jenis kain untuk gamis dan harganya?

Sebelum membeli gamis, tentu banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. Mulai dari harga, model gamis, hingga bahan yang digunakan. Saya pribadi menyukai gamis dengan kain yang tidak mudah kusut dan nyaman. Tentu setiap kain juga berbeda dalam perawatannya. Perhatikan cara mencuci, detergen yang digunakan, hingga berapa lama penjemuran yang tepat agar tidak merusak warna pakaian. Bahan balotelli misalnya, bahan yang banyak disukai para pencinta muslim fashion ini memiliki serat yang rapat dan halus. Namun hindari mencuci dengan menggunakan sikat karena akan merusak serat kain.

Jadi ada baiknya kenali dulu jenis kain untuk gamis agar tahu cara terbaik merawatnya. Nah, berikut akan dirincikan jenis-jenis kain lainnya yang biasa digunakan untuk bahan gamis. Dilengkapi dengan gambar dan harga kain per meter. Semoga bermanfaat!

1. KAIN BALOTELLI

jenis kain untuk gamis
Kain Balotelli, image :mizutex.com
Kain ini mulai populer beberapa tahun belakangan. Kain ini banyak digunakan pada gamis-gamis yang kita lihat. Bahannya tebal dan tidak menerawang. Itu dikarenakan serat kainnya yang sangat rapat. Bahan ini lemas dan jatuh saat dipakai sehingga tidak membentuk lekuk tubuh. Pilihan warnanya juga sangat banyak. Harga di pasaran sekitar Rp25.000/meter.

2. KAIN LINEN

Jenis Kain untuk Gamis
Kain Linen, image : bueget.com
Berbeda dengan balotelli, untuk kain linen pada warna-warna yang cerah akan sedikit menerawang ketika dipakai. Tekstur kain berserat, dan bahannya jatuh. Meski bahan bersifat kaku, namun tekstur kain ini halus dan ringan ketika digunakan. Harganya sekitar Rp35.000/meter.

3. KAIN WOLFIS

jenis kain untuk gamis
Kain Wolfis, image : indonesiafabrfic.com
Siapa yang tidak kenal kain wolfis? Bahan yang satu ini memang sering digunakan untuk bahan hijab seperti bergo.  Tapi wolfis bisa juga digunakan untuk gamis. Kain ini memeiliki serat yang halus dan rapat. Bahannya tebal, namun tetap ringan dan tidak menerawang ketika digunakan. Tidak mudah panas dan juga tidak mudah kusut. Kelebihan lain adalah bahan ini tidak licin dan sangat mudah disetrika. Harganya? Sekitar Rp28.000/meter.

4. KAIN SATIN

jenis kain untuk gamis
Kain Satin, image : fitinline.com
Kain satin adalah kain yang biasanya digunakan sebgaai tambahan kain gaun pengantin. Sebenarnya satin itu bukan nama kainnya, melainkan metode pembuatannya, yaitu melalui proses tenun dnegan menggunakan teknik weave atau teknik serat filamen, yang disebut dengan teknik satin. Stin dan sutra sebenarnya memiliki ciri khas yang mirip, namun satin dibuat dengan serat polyester, sedangkan sutra dengan serat alami dari ulat sutra. Jenis kain satin pun beragam. Harganya sekitar Rp20.000/meter.

5. KAIN KAOS (KATUN COMBED)

jenis kain untuk gamis
Kain Kaos, image : geraisco.wordpress.com
Kaos sebenarnya memiliki banyak jenis. Untuk yang biasa digunakan sebagai gamis adalah jenis kaos yang sedikit tebal dan berserat rapat seperti katun combed. Beberapa tahun lalu sempat tren kain gamis yang berbahan kaos. Kain kaos ini memiliki serat benang yang halus, juga tekstur kain dan hasil rajutan cukup rata dan tidak berbulu. Selain itu juga tidak mudah kusut dan luntur. Harga per meter kisaran Rp45.000/meter.

6. KAIN SIFON

jenis kain untuk gamis
Kain Sifon. image : baju2umik.blogspot.com
Baju gamis yang menggunakan kain sifon sempat tren di kalangan pencinta baju muslim. Kain sifon adalah kain yang jatuh dan agak transparan. Jadi biasanya digunakan sebagai pelapis kain (sebagai hiasan tambahan). Memiliki banyak jenis warna. Harganya sekitar Rp20.000-Rp40.000/meternya.

7.KAIN CERUTI

jenis kain untuk gamis
Kain Ceruti, image : ethicacollection.com
Kain yang memiliki karakteristik kulit jeruk ini sangat tipis, lembut dan elastis. Saat ini banyak yang menggunakan jenis kain ini karena bahannya yang ringan. Terkadang tidak perlu disetrika. Bahannya juga jatuh dan tidak mudah tertiup angin. Harganya sekitar Rp45.000/meter.

8. KAIN RAYON

jenis kain untuk gamis
Kain Rayon, image : beuget.com
Kain ini agak mudah kusut jika digunakan sebagai kain untuk gamis. Untuk warna-warna cerah juga agak sedikit menerawang, jadi biasanya diperlukan tambahan kain. Kelebihan bahan ini yaitu teksturnya yang halus, jatuh dan mudah menyerap keringat. Harganya sekitar Rp30.000/meter.

9. KAIN JERSEY

jenis kain untuk gamis
Kain Jersey, image : textileonline.com
Kain ini masih banyak diminati para pengguna gamis. Selain bahan yang jatuh, bahan ini juga halus, tidak mudah kusut jadi tidak perlu disetrika. Bahan ini lebih tebal dari spandex. Bahan ini banyak dijual dalam motif polos karena baisanya digunakan sebagai dalaman kemeja kerja maupun jas. Bahan ini agak membentuk lekuk tubuh jika ukurannya sangat pas dengan ukuran tubuh. Harga kain per meter sekitar Rp30.000-Rp80.000.

10. KAIN KATUN IMA

jenis kain untuk gamis
Kain Katun Ima, image : ethicacollection.com
Kain katun ima ini bahannya halus dan lembut. Sayangnya memang jika bahan katun adalah kekurangnnya pada bahan yang mudah kusut. Harus rajin disetrika. Warna-warnanya variatif, dan pastinya menyerap keringat. Harga di pasaran sekitar Rp30.000/meter.

11. KAIN KATUN JEPANG

jenis kain untuk gamis
Kain Katun Jepang, image : bukalapak.com
Entah sejak kapan katun jepang ini mulai populer. Pada awalnya banyak yang menggunakan untuk bahan seprai dan mukena. Namun makin ke sini, gamis juga menggunakan bahan kain ini. Seratnya yang halus, dingin, dan tidak luntur meski banyak motifnya membuat orang banyak tertarik dengan kain ini. Harganya sekitar Rp45.000/meter.

12. KAIN KATUN MADINAH

jenis kain untuk gamis
Kain Katun Madinah, image : mizutex.com
Jenis katun ini adalah katun yang ringan tapi tidak menerawang. Banyak dimanfaatkan untuk kerudung dan gamis. Seratnya halus, lembut dan tidak licin. Sangat cocok untuk baju-baju semi formal hingga formal. Harganya sekitar Rp45.000/meter.

13. KAIN MAXMARA

jenis kain untuk gamis
Kain Maxmara, image  : mizutex.com
Sering juga disebut sutra satin, bahan kain ini banyak dipakai kaum hawa dari berbagai umur. Bahannya ringan, jatuh saat dipakai, bertekstur halus dan lembut. Banyak digunakan untuk gamis acara pernikahan ataupun kegiatan formal lainnya. Bahnnya juga tidak menerawang dan tidak mudah kusut. Harga kain ini sekitar Rp25.000-Rp45.000/meter.

14. KAIN CREPE

jenis kain untuk gamis
Kian Crepe : image : beuget.com
Jenis kain ini sangat nyaman dan mudah dibentuk. Tidak akan melar seperti kain jersey meskipun ditarik. Bahannya lembut, berserat dan jatuh saat dipakai. Cocok untuk gamis maupun kerudung.  Apalagi banyak pilihan warna yang soft. Harganya sekitar Rp25.000-Rp50.000/meter.

15. KAIN BROKAT

jenis kain untuk gamis
Kain Brokat, image : asabaliya.id
Jenis kain ini beberapa tahun terakhir diminati sebagai tambahan aksen pada baju gamis. Bisa menjadi luaran bagian bawah/rok gamis, atau sebagai renda tambahan di bagian pundak maupun dada. Berbagai motif brokat sangat cantik dengan warna-warna yang variatif. Harganya mulai dari Rp 16.000-Rp50.000/meter. Tergantung kualitas brokatnya. Mungkin ada yang harganya lebih. 

Nah itu dia 15 jenis kain dan harganya yang biasa digunakan untuk gamis. Setiap kain memiliki karakteristik dan harga yang berbeda. Jika ingin membuat gamis seragam misalnya, lebih baik membeli langsung di pusat toko tekstil di kota Anda.

Baca juga : 

Tempat Tidur Box Bayi Desain Eropa Aman Pilihan Ibu Hamil, Claire et Agnés & Luniklo Update

Oleh Triyatni Ashari @pohontomat

Sumber :

https://aminama.com/jenis-bahan-kain-satin/
https://www.beuget.com/hobbies/fashion/12-jenis-kain-cocok-untuk-baju-gamis-lengkap-dengan-harga-per-meternya/
https://www.konveksia.com/jenis-jenis-bahan-kaos.html 
https://www.mizutex.com/product/kain-katun-madinah-bahan-jilbab-dan-gamis-yang-adem-dan-lembut/
  • Update 2020 : Rute, Halte, & Tempat Penukaran Botol Suroboyo Bus (Pengalaman Naik Suroboyo Bus & Tips Penting)

    Update 2020 : Rute, Halte, & Tempat Penukaran Botol Suroboyo Bus (Pengalaman Naik Suroboyo Bus & Tips Penting)

    Konten [Tampil]

    suroboyo bus


    rtikel ini berisi pengalaman pribadi naik Suroboyo Bus dan disertai rute, halte maupun tempat di mana penukaran botol.

    Yang orang Surabaya mana nih? Atau yang lagi nyempil di Surabaya kayak saya ada? 🤭

    Memiliki waktu hanya 2 bulan di Surabaya tentu harus dimanfaatkan dong ya. Salah satunya adalah mencoba naik Bus yang unik ini. Namanya Suroboyo Bus! Alias Bus Tayo.

    Kenapa unik? Karena untuk naik ke Bus ini, kalian 'hanya' perlu membawa botol atau gelas plastik bekas minum. Mau bayar pakai uang? No! Kalian akan ditolak!

    Kenapa aku pakai tanda kutip di kata 'hanya'? Karena perjuangan mendapatkan botol itu yang cukup susah, wkwkw. Selain karena kami sering bawa air sendiri dengan botol sendiri (ceritanya biar hemat plus zero plastik gengs), kami juga tidak tahu harus mendapatkan di mana. Toh kami orang baru di sini.

    Beruntung kami ngekos di warung yang nyediain air minum mineral (sekadar info rata-rata warung di sini manfaatin air mineral aja untuk air minum pembeli, kalau di kotaku mereka menyediakan air galon dan gelas).
    Keberuntungan lain adalah kami menemukan suatu kondisi saat ramai-ramainya penyambutan Maba di suatu kampus, botol bekas berseliweran. Jadilah kita mulung secara temporer, hehe.

    Memang harus banyak ya botolnya? Lumayan sih! Ketentuannya ini :

    1 TIKET =
    3 Botol Besar ukuran 1,5 l atau
    5 Botol Sedang ukuran 600ml, atau
    10 Gelas Plastik ukutan 200ml.

    Itu baru 1 tiket lho. Jadi kalau mau balik naik bus lagi ya harus sediain botol lagi, hehe.

    Nah langsung aja cerita pengalamannya deh. Tanggal 14 Agustus 2019 kemarin, tepatnya hari sabtu, kami sudah percaya diri dengan jumlah botol yang kami bawa untuk bolak balik sampai ke rumah kembali. Kami akhirnya menuju halte di kampus. Motor kami titip di suatu tempat di kampus dengan biaya parkir 3 ribu.


    Saat nge-drop kami di halte (saya dan si kecil), suami lekas menuju tempat parkir. Terlihat sudah ada rombongan orang-orang yang juga ingin naik bus. Tahunya tentu dari tentengannya dong wkwk. Ada yang bawa sampai 2 plastik besar berisi botol.

    surabaya bis
    Para penumpang yang ingin naik (dokpri)

    Tips dari kami (ide suami sebenarnya) :

    bis surabaya
    Tas kain berisi botol pastik (dokpri)
    Kebetulan bawa tas kain dari Banjarmasin. Dimanfaatin buat nyimpen botol biar enggak terlalu mencolok gitu dong. Emang muat? Muat, kalau dikempesin botolnya, hihi. Diplintir gitu tau kan? Jadi tetap bisa bawa banyak botol tanpa repot.

    Tips lain :

    Kalian bisa menukar dulu di tempat penukaran botol. Nanti akan dapat stiker yang bisa ditukarkan menjadi tiket.

    Kami pribadi baru tahu itu di bus saat bertanya pada salah satu penumpang. Tapi tempat penukaran juga agak jauh sih dari rumah.

    Lanjut deh sekitar 2 menit di-drop, langsung tiba busnya. Suatu keberuntungan lain lagi mengingat armada masih sedikit yang jalan. Jadi waktu menunggu bisa jadi lama apalagi busnya singgah di banyak halte.

    Semua orang-orang yang menunggu sudah masuk bus. Tapi suami belum datang dari parkiran. Inisiatif deh langsung menuju ke depan nanyain sopirnya :

    "Pak bisa tunggu bentar? Suami lagi markir motor di belakang"
    "Lama enggak?"
    "Bentar aja Pak"

    Sambil was-was. Semoga aja suami baca wa tadi kalau bus udah datang. Sempat juga saya menanyakan kapan bus berikutnya datang. Tapi pak supir menyarankan naik bus ini aja.

    Akhirnya suami datang juga. Saya naik dari depan, dan suami dari belakang (pintu masuk perempuan dan laki-laki beda ya). Lagi rame banget sampai harus berdiri. Untungnya ada yang nyerahin tempat duduknya buat Aurora.

    Di bus pertama ini kami enggak dimintain plastiknya, langsung naik aja. Kami ditanyain berapa orang, saya jawab 2 orang. Lalu kami diberi tiket.

    Petugas atau saya manggilnya kenek, hehe, memegang semacam alat print gitu, ukuran 2 tangan agak panjang. Ngetik-ngetik kayak kalkulator langsung deh keluar tiketnya.

    bus suroboyo
    foto tiket (dokpri)


    Di tiket itu tertulis masa berlaku yaitu 2 jam sejak tiket di-printkan. Jadi aman kalau turunnya cepet, dan belum 2 jam, kita bisa naik lagi bus berikutnya tanpa bawa botol.

    suroboyo bus
    Kenek yang nyetak tiket (dokpri)

    Kami total naik Bus 4x. Dari Unesa menuju ke tugu monumen pahlawan 10 November, dibutuhkan 2 kali naik bus dengan tiket yang sama. Lalu dari monumen mau ke ITS. Naik bus sekali. Kemudian karena cukup jauh busnya belum datang dan sudah mau magrib kami akhirnya memilih naik grab ke ITS. Setelah magrib, dari ITS menuju Unesa naik bus lagi.
    bis surabaya
    Suasana di dalam bus (dokpri)

    Tentang Suroboyo Bus

    Fasilitas buat ngecas (dokpri)
    Dikutip Dari Wikipedia, Suroboyo Bus adalah salah satu transportasi bus berbasis bus rapid transit yang berada di Kota Surabaya. Suroboyo Bus diluncurkan oleh Tri Rismaharini pada tanggal 7 April 2018 di gedung Siola. Bus ini mampu mengangkut sebanyak 67 penumpang. Jam operasional Suroboyo Bus dimulai pukul 06.00-22.00 WIB. 

    Kantor pusat: Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
    Operator: Pemerintah Kota Surabaya
    Operasi dimulai: 7 April 2018
    Lokal: Surabaya
    Jumlah baris: 2
    Jenis transportasi umum: Bus Rapid Transit
    rute bus surabaya
    Gambar : surabaya.go.id


    RUTE DAN HALTE BUS SURABAYA

    halte suroboyo bus
    Salah satu halte (dokpri)

    bus suroboyo
    Suroboyo bus (dokpri)

    1. Rute Utara - Selatan (PP) di bagi menjadi dua, yaitu untuk Suroboyo Bus (SB) dan Suroboyo Bus Tumpuk (SBT) :

    Rute Surabaya Utara - Selatan (PP)
    Suroboyo Bus (SB) Rute Utara - Selatan
    Start Halte Purabaya - Halte Dukuh Menanggal - Halte Siwalankerto - Halte Taman Pelagi - Halte RS Bhayangkara - Halte UBHARA - Halte PUSVETMA - Halte Wonokromo - Halte Joyoboyo - Halte Museum BI - Hale Rumah Sakit Darmo - Halte Pandegiling - Halte Basra - Halte Kaliasin - Halte Embong Malang - Halte Blauran - Halte Pringadi - Halte Pasar Turi - Halte Masjid Kemayoran - Halte Indrapura - Halte Rajawali.

    Suroboyo Bus (SB) Rute Selatan - Utara
    Start Halte Rajawali - Halte Jembatan Merah - Halte Veteran - Halte Tugu Pahlawan - Halte Alun Alun Contong - Halte Siola - Halte Tunjungan - Halte Simpang Dukuh - Halte Gubernur Suryo - Halte Pangsud - Halte Sono Kembang - Halte Urip Sumoharjo - Halte Pandigiling - Halte Mojopahit - Halte Darmo - Halte Marmoyo - Halte Joyoboyo - Halte RSAL - Halte Margorejo - Halte UIN - Halte Siwalankerto - Halte Kerto Menanggal - Terminal Purabaya.

    Rute Suroboyo Bus Tumpuk (SBT) Rute Utara - Selatan
    Start Halte Purabaya - Halte Dukuh Menanggal - Halte Siwalankerto - Halte Taman Pelagi -Halte RS Bhayangkara - Halte UBHARA - Halte PUSVETMA - Halte Ketintang - Halte Joyoboyo - Halte Museum BI - Halte Rumah Sakit Darmo - Halte Pandegiling - Halte Basra - Halte Kaliasin - Halte Embong Malang - Halte Blauran -Halte Pirngadi.

    Rute Suroboyo Bus Tumpuk (SBT) Rute Utara - Selatan
    Start Halte Alun Alun Contong - Halte Siola - Halte Tunjungan - Halte Simpang Dukuh - Halte Gubernur Suryo - Halte Pangsud - Halte Sono Kembang - Halte Urip Sumoharjo - Halte Santa Maria - Halte Darmo - Halte Marmoyo - Halte Joyoboyo - Halte RSAL - Halte Margorejo - Halte UIN - Halte Jemur Ngawinan - Halte Siwalankerto - Halte Kerto Menanggal - Terminal Purabaya.

    2. Rute Surabaya Barat - Timur (PP) hanya dilalui Suroboyo Bus (SB) :
    Rute Barat - Timur
    Start Jalan Mayjen yono suwoyo - Jalan Ir Muhammad - Jalan Mayien Sungkono - Jalan Adityawarman - Jalan Kutai - Jalan Bengawan - Jalan Raya Darmo - Jalan Urip Sumohario - Jalan Embong malang - Jalan Blauran - Jalan Praban - Jalam Tunjungan - Jalan Gubenur Suryo - Jalan Yos Sudarso - Jalan Walikota Mustajab - Jalan Prof Dr Moestopo - Jalam Dramawangsa - Jalan Kertajaya - Jalan Manyar Kortoarjo, Jalan Kertajaya lndah - Bundaran ITS

    Rute Timur- Barat
    Bundaran ITS - Jalam Kertajaya indah - Jalan Manyar Kertoarjo - Jalan Kartajaya - Jalan Darmawangsa - Jalan Prof. dr Mustopo - Jalan Gubeng Pojok - Jalan Pemuda - Jalan Panglima sudirman - Jalan Urip Sumoharjo - Jalan Raya Darmo - Jalan Bengawan - Jalan Kutai - Jalan Adityawarman - Jalan Mayjen Sungkono - Jalan HR Muhammad - Jalan Mayjen Yono Suwoyo.

    Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya membuka rute baru Suroboyo Bus di jalur MERR. Rute baru yang ditunggu-tunggu ini resmi beroperasi mulai 17 Agustus 2019. (Infosurabaya.id)
    rute suroboyo bus
    Gambar : idntimes.com


    Peraturan dalam bus (dokpri)

    bus surabaya
    Tampak dalam Bus. sumber : jawapos
    di dalam Bus (dokpri)

    Tempat untuk menyerahkan sampah botol plastik (dokpri)


    O ya Suroboyo Bus, beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Tapi biasanya setelah salat Isya atau sekitar jam 7 malam, bus sudah tinggal sekali putaran. Apalagi di saat macet, sekali putaran bisa mencapai 2 jam. Tak jarang pukul 21.00 sebenarnya bus sudah tidak beroperasi lagi. 

    Di mana tempat penukaran botol Bus Surabaya?

    Jika ingin menukarkan botol untuk dijadikan tiket, bisa di halte-halte yang mendukung, dulu hanya halte rajawali, sekarang sudah ada halte lain yang bisa (biasanya dijadikan tempat pemberhentian sementara atau tempat transfer penumpang ke Bus lain.

    Update 2020 : Suroboyo Bus Tambah Lokasi Penukaran Sampah Plastik untuk Tiket (liputan6.com)

    Surabaya Utara :
    1. Terminal Kasuari (Senin - Minggu / 07.00 - 16.00)

    Surabaya Timur :
    1. Kantor Kecamatan Sukolilo (Senin, Selasa, Rabu, Sabtu, Minggu / 08.00 - 16.00)
    2. Sentra UKM Merr (Senin - Minggu / 07.00 - 16.00)
    3. Kantor Kecamatan Gunung Anyar (Senin - Jumat / 08.00 - 16.00)
    4. Tempat Parkir Arif Rahman Hakim (Senin - Minggu / 07.00 - 16.00)
    Surabaya Selatan :
    1. Kantor Kecamatan Wiyung (Senin - Jumat / 08.00 - 16.00)
    2. Terminal Purabaya (Senin - Minggu / 07.00 - 16.00)
    3. Park n Ride Mayjend Sungkono (Senin - Minggu / 07.00 - 16.00)

    Fasilitas Bus Surabaya :

    • Ada bus yang 2 tingkat (enggak semua)
    • Tempat duduk cukup nyaman dan ada pegangan
    • Tersedia tempat untuk lansia
    • Bisa cas hp dengan kabel data yang tersedia
    • Ber-AC jari tetap sejuk selama perjalanan

    Aplikasi Bus Surabaya:


    Mereka juga sudah memiliki aplikasi Suroboyo Bus. Bagusnya, aplikasi tersebut sudah pakai maps (bukan google maps sih), tapi lumayan untuk mengetahui di mana letak halte, rute dan di mana posisi bus. Kita jadi tahu apakah kita akan menunggu lama atau tidak.

    Pelayanan:
    Pelayanan sangat baik. Petugasnya menjelaskan dengan baik kalau kita bertanya ingin ke mana dan sebaiknya turun di mana. Apalagi bisa ke tempat wisata dengan biaya yang bisa dibilang hampir gratis kan juga sebuah pelayanan luar biasa, hehe.

    Yang perlu diperhatikan :
    1. Setiap bus agak beda penyerahan botolnya. Di bus pertama, karena kita mulai pada titik awal, busnya tidak menyediakan sama sekali tempat botol. Namun ada satu halte yang istirahatnya agak lama. Di sana ada tempat sampah yang diletakkan langsung di depan pintu untuk kita setor. Sedangkan bus kedua, tenpat sampah botolnya terletak di dalam bus, jadi langsung serahin botolnya di situ.
    2. Tempat duduk wanita di depan, pria di belakang. Tapi karena kami keluarga saya biasanya duduk di belakang. Jumlah kursi memang lebih banyak di belakang.
    3. Dilarang makan dan minum di dalam bus
    4. Dilarang bawa durian
    5. Ada sekitar 4 CCTV, jadi yang berniat jahil siap-siap dengan resikonya.
    6. Pantau terus aplikasinya jangan sampai terlewat busnya karena armada tidak banyak
    7. Perjalanan dengan bus ini tidak untuk orang yang buru-buru, hehe. Karena cukup memakan waktu yang lama dengan seringnya singgah di halte dan jalan yang tidak sampai 50km/jam.

    Nah itu dia pengalaman pribadi naik Suroboyo Bus dan disertai rute, halte maupun tempat di mana penukaran botol. Seru, meski kadang harus nunggu lama. Seperti kali kedua kami sampai 2x kelewatan bus, wkwk. Jadi sempat nongkrong di mall dulu kebetulan ada halte juga dekat kampus. Busnya nyaman ber-AC, enggak ada yang merokok tentunya. Kadang lancar tapi kalau malam minggu macet parah. Yah begitulah namanya juga di kota.

    Ada yang pernah naik bus tayo juga?

    Sincerely,

    Triyatni

    Sumber rute : https://jatim.tribunnews.com/2018/12/05/daftar-rute-halte-dan-jam-operasional-