MASIGNASUKAv102
3466012207913743702

Review Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++, Si Gampang direaplikasi

 Review Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++, Si Gampang direaplikasi
Add Comments
12/20/2023
Daftar Isi [Tampil]

Suatu hari aku pernah pergi ke salah satu klinik kecantikan yang ada di Banjarmasin. Saat itu ada alat yang berfungsi untuk mengecek seberapa banyak efek akibat paparan matahari di wajah, tingkat kerutan, tingkat hidrasi dan masih banyak lagi. Meski saat melihat wajah secara langsung dengan mata telanjang terlihat baik-baik saja, wajah aku ternyata sudah lumayan banyak nih muncul flek akibat paparan sinar matahari. Apalagi tiap hari aku jemput anak dari sekolah dan mengaji di siang hari. 

Jujur baru tahu pakai sunscreen sekitar usia 27 tahun. Sebelum usia itu enggak pernah pakai sama sekali. Dan aku akui kalau aku tuh dulunya jarang banget pakai sunscreen. Jarang pula re-apply. Dinasehatin dokter di klinik harus rajin pakai dan re-apply, meski hanya di rumah sekalipun. Kan matahari juga masuk ke dalam rumah bukan? 

Telat banget sih baru aware sunscreen. Karena paparan sinar matahari efeknya dapat membawa sejumlah risiko dan bahaya potensial untuk kulit kita. Nah, ini adalah beberapa efek buruk dari paparan sinar matahari yang perlu diwaspadai:

  • Penuaan Dini: Sinar UV (UVA dan UVB) dapat menyebabkan kerusakan pada kolagen dan elastin kulit, menyebabkan penuaan dini. Ini dapat termanifestasi dalam bentuk garis-garis halus, kerutan, dan kehilangan elastisitas kulit.
  • Kanker Kulit: Paparan berlebihan terhadap sinar UV dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit, terutama melanoma, karsinoma sel basal, dan karsinoma sel skuamosa.
  • Kulit terbakar Matahari: Paparan berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar, yang dapat memberikan rasa sakit, kemerahan, dan mengelupas. Sunburn berulang-ulang dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
  • Hiperpigmentasi: Paparan sinar matahari dapat merangsang produksi melanin, yang dapat menyebabkan hiperpigmentasi atau bintik-bintik gelap pada kulit, seperti bintik matahari atau lentigo.
  • Penyakit Mata: Paparan sinar UV juga dapat meningkatkan risiko penyakit mata, termasuk katarak dan degenerasi makula.
  • Imunosupresi Kulit: Paparan berlebihan terhadap sinar matahari dapat menyebabkan penekanan sistem kekebalan kulit, membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit kulit.
  • Kerusakan DNA: Paparan sinar UV dapat merusak DNA dalam sel kulit, meningkatkan risiko mutasi genetik yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker.

Oleh karena itu, penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan menggunakan tabir surya, mengenakan pakaian pelindung, dan menghindari paparan sinar matahari berlebihan, terutama pada puncak intensitasnya antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Perlindungan diri ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit jangka panjang. 

Nah kali ini sesuai judul, aku bakal mereview produk (cukup) terbaru Scarlett, yaitu produk Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++. Sebelumnya mereka juga punya produk sunscreen lainnya, tapi oil based. Kali ini water based. Tahu dong yang iklannya ada Tasya Farasya? Yes ini udah Tasya Farasya Approved gaes. Mulai penasaran?

Packaging

Saat paket diterima, seperti biasa ada kardus dan bubble wrap yang membungkus produk jadi sangat aman ya. Produknya ini lucu. Biasanya kan produk agar tidak bocor di jalan, maka akan diberi lakban tambahan oleh penjual di bagian tutupnya. Jadi bentuk kemasannya kurang oke. Nah sunscreen dari Scarlett ini memiliki plastik tambahan di bagian luar yang fit dengan produknya, jadi benar-benar bisa mencegah kebocoran produk di jalan. Ide bagus sih. 

Buka plastiknya lebih mudah, tinggal dirobek pakai tangan aja karena sudah ada disediakan tempat robeknya. Lalu di dalamnya ada tub lempeng tapi lucu banget warnanya. Paduan antara hijau tosca dan orange. 

Ukurannya 50ml ya. Cocok banget di bawa kemana-mana karena ramping dan kemasannya terkesan kuat. Beneran gak takut bocor kalau kepencet dan sebagainya. 

Ingredients & Claim


Ingredient: Water, ethylhexyl methoxycinnamate, glyserine, butylmethoxydibenzoylmethane, niacinamide, silica, polymethyl methaCrylate, octocrylene, propanediol, panthenol, butylene Glycol, ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer, allantoin, phenoxyethanol, caprylyl Glycol, xanthan gum, theobroma Cacao seed extract, 1,2 hexanediol, sodium hyaluronate, hyaluronic acid, hydrolyzed Hyaluronic acid, titanium dioxide, hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, hydrolyzed sodium hyaluronate, sodium acetylated hyaluronate, peg-9 diglycidyl ether/sodium hyaluronate crosspolymer, potassium hyaluronate, alumunium hydroxide, stearic acid, ceteareth 25, cetyl alcohol, behenic acid, ceramide NP, cholesterol, ceramide NS, ethylhexylglycerin, ceramide EOP, ceramide AP, copper Tripeptide 1, ceramide EOS, dimethylsilanol hyaluronate, acetyl hexapeptide-8, caprooyl phytosphingosine, caprooyl sphyngosine, sodium benzoate

Adapun klaim produknya yaitu:

- Melindungi kulit dari sinar UVA & UVB

- Memproteksi kulit secara maksimal dengan penyerapan cepat hanya 20an detik saja!

- Melindungi dari sinar biru gadget dan cahaya elektronik lainnya

- Menangkal sunburn dan tidak white cast

- Merawat skin barrier wajah serta melembapkan

Tekstur, Warna, dan Wangi


Teksturnya sebenarnya mirip gel tapi lebih watery dan berwarna putih kekuningan pekat seperti kental manis maybe? Saat diaplikasikan terasa ada sensasi sejuk dan benar-benar mudah diblend karena cepet nyerep. Jadinya nggak ada whitecast sama sekali. Untuk segi wangi enggak terlalu strong, aku suka nih. Tapi kurang tahu ini jenis wangi seperti apa.  

Cara Pakai

Ambil sunscreen di dua ruas jari, lalu oleskan secukupnya pada wajah atau leher, kemudian tunggu 20-an detik untuk meresap. Pastikan untuk:

  • Aplikasikan tabir surya pada wajah dan leher yang telah dibersihkan.
  • Gunakan sebanyak dua jari untuk perlindungan maksimal.
  • Tunggu selama 15-20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.
  • Oleskan kembali setelah 2-3 jam terpapar langsung oleh sinar matahari.
  • Selalu gunakan perlindungan tambahan seperti topi, payung, atau masker.
  • Tidak cocok digunakan saat berenang karena tabir surya ini tidak tahan air.

Review Pribadi 

Waktu aku mengaplikasikan produk ini, sesuai dengan nama produknya “light” emang kerasa banget ringannya. Enggak ada sama sekali white cast, jadinya cepat meresap. Ada efek glowing seger juga abis makenya. Apalag water based, cocok banget buat kulit yang sensitif gampang bruntusan kayak aku. 

Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++ merupakan sunscreen hybrid yang menggabungkan chemical sunscreen dan physical sunscreen lho! Jadi perlindungannya cukup cepat setelah diaplikasikan. Cocok buat emak-emak yang kadang harus buru-buru mau keluar rumah. 

Sunscreen ini juga menawarkan perlindungan SPF 50+ (melindungi kulit dari sinar UVB hingga 98-99%) dan PA ++++ (melindungi kulit dari sinar UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tidak menggunakan Sunscreen). Ideal banget digunakan untuk kegiatan di luar ruangan (teruji In Vivo & In Vitro). 

Sunscreen ini juga diklaim dapat melindungi kulit dari sinar biru (bluelight) dengan menggunakan bahan Blumilight ™, yang berasal dari biji kakao yang difermentasi. Blumilight™ terbukti memiliki kemampuan melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar biru, seperti yang dihasilkan oleh layar komputer, ponsel, dan perangkat elektronik lainnya. 

Studi yang diterbitkan dalam "Journal of Cosmetic Dermatology" pada tahun 2022 menunjukkan bahwa Blumilight™ dapat mengurangi tanda-tanda penuaan dini yang disebabkan oleh paparan sinar biru, seperti garis halus dan kerutan. Keren abis kan? Cocok banget yang suka nongkrong depan hp atau laptop.

Selain perlindungan dari luar, sunscreen ini juga diperkaya dengan 11 bahan kunci yang membantu mencerahkan, melembabkan, menghidrasi, dan melindungi barrier kulit. Tanpa alkohol, pewangi, paraben, minyak esensial, dan silikon. Juga bebas minyak. Cocok untuk semua jenis kulit, aman untuk kulit berminyak dan sensitif. Dan yang paling penting lagi adalah ini produk lokal dengan sertifikasi BPOM dan Halal. 

Berapa kali 1 hari pakai sunscreen? Nah, ternyata penting banget buat re-apply sunscreen sekitar 2 jam sekali, tergantung tingkat perlindungan dan aktivitas yang kita lakukan. Re-aplikasi sunscreen secara teratur dapat membantu menjaga kulit dari bahaya sinar UV dan melindungi dari kerusakan kulit jangka panjang seperti penuaan dini dan risiko kanker kulit. Disarankan untuk membaca petunjuk penggunaan pada kemasan sunscreen untuk mengetahui frekuensi dan cara pengaplikasian yang tepat.

Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++ sangat mudah untuk di reapply karena formula water-based menyerap dalam 20-an detik. Kemasannya yang travel friendly size juga mudah dibawa ke mana-mana. Hasil akhirnya Non-Greasy Finish Look & bonus kalau pake make up jadi tetap aman dan anti geser deh. 

Harga & Where to Buy

Harga normal 75.000. Tapi sekarang lagi diskon di Shopee lho jadi 59.000 aja. Dengan manfaat sebanyak ini worth it sih harganya. Teman-teman bisa beli di Official Storenya ya di https://linktr.ee/scarlett_whitening. Untuk cek link cek keaslian produk bisa ke sini https://verify.scarlettwhitening.com

Penutup

Scarlett Ultra Light Daily Sunscreen SPF 50+ PA++++ merupakan inovasi terkini dari Scarlett dalam produk tabir surya. Sunscreen ini dirancang dengan formula ringan dengan tekstur gel watery yang mudah meresap, memberikan perlindungan optimal terhadap sinar UVA dan UVB. 

Diperkaya dengan blumilight ™ untuk melindungi kulit dari sinar biru (bluelight), serta mengandung niacinamide, panthenol, 9 jenis asam hyaluronic, dan 5 jenis ceramide, yang secara efektif membantu mencerahkan kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi barrier kulit.

Dengan teknologi Hybrid Sunscreen, produk ini secara efektif melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Dengan tekstur water-based yang ringan, Sunscreen ini dapat diserap dengan cepat dalam waktu kurang dari 20 detik tanpa meninggalkan bekas putih. 

Keunggulannya semakin terjamin dengan SPF50+ PA++++ yang telah diuji secara laboratorium In Vivo dan In Vitro. Formulanya diperkaya dengan 7X Ceramide dan 9X Hyaluronic Acid sebagai bahan utama, tidak hanya melindungi skin barrier, tetapi juga memberikan kelembaban pada kulit. Produk ini sangat cocok digunakan oleh teman-teman yang memiliki kulit berminyak. Apalagi emak-emak yang setiap hari harus jemput anak di siang bolong, hehe. Ingat jangan lupa re-apply sunscreen ya! (reminder buat diri sendiri wkwk)

Disclaimer: Tipe kulitku adalah kombinasi. Hasil produk bergantung dengan kondisi kulit dan lingkungan masing-masing. Hasil dan kecocokan mungkin berbeda. 

Baca Juga
Triyatni A.

Terima kasih telah membaca tulisan di blog ini, semoga bermanfaat ya ^^ Untuk sharing atau kerjasama lebih lanjut bisa hubungi di Instagram: @pohontomat atau email: pohontomat.com@gmail.com

Jika Anda pengguna blogger, harap membuat publik profil blogger sebelum berkomentar agar tidak broken link ya.

Sebaiknya jangan anonim agar bisa saling mengunjungi ...

Komentar muncul setelah dimoderasi.
Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Salam kenal ...

  1. aku juga termasuk telat peduli sama yang namanya sunscreen mbak, di kulit wajahku ada muncul noda kayak bintik hitam
    sekarang malah aku seneng cobain sunscreen, termasuk nyari yang pas buat kulit juga

    BalasHapus
  2. wajib coba ini sunscreen scarlett bisa jadi salah satu referensi buat cari sunscreen terbaik..apalagi di jenis hybrid sunscreen

    BalasHapus
  3. Butuh bgt pake sunscreen tiap hari , aku baru tau scarlett ada sunscreenya wajib dicoba nih

    BalasHapus
  4. Waaah pengen cobain juga kak. Pas banget lagi cari sunscreen, soalnya sunscreen yang kemarin dibeli kaya bikin berminyak gitu

    BalasHapus
  5. sunscreen itu menurut aku garda terdepan untuk kulit wajah . aku pakai sunscreen dari scarlett juga karna gak whitecast dan ringan juga di muka

    BalasHapus
  6. wah aku pake yang kuningnya, katanya sunscreen terbaru ini lebih ringan ya, dan after applynya keliatan banget efek glowingnya, bisa dicoba nih

    BalasHapus