Superqurban & Desaku Berqurban: Program Distribusi Daging ke Daerah Minim Qurban

"Di sana jarang yang punya kulkas, dengan packaging superqurban yang tahan hingga 3 tahun sangat bermanfaat buat mereka. Desa yang didatangi juga ada yang tidak ada sekolah, tidak ada listrik. "

"Bahkan ada yang tidak pernah melihat masjid seumur hidupnya. Saya menanyakan di mana keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia? Tidak ada sila kelima yang tecipta di sana. Saya pernah sampai lewat banjir menyelamatkan kardus daging kornet agar gak jatuh, gak basah. Saya pikir saya hanyut gak apa-apa, karena anak-anak sudah menunggu saya di ujung sana." (Adhin - Influencer, Relawan Rumah Zakat)

Waktu mendengarkan cerita Mas Adhin melalui webinar kemarin, saya entah kenapa tiba-tiba meneteskan air mata. Bahkan menulis ini pun membayangkan kembali visualisasi proses distribusi dan keadaan masyarakat pelosok tersebut membuat saya menangis lagi. 

Ya Allah. Di saat banyak yang dengan mudah korupsi padahal sudah hidup lebih dari cukup, masih banyak juga yang keadaan saudara-saudara kita yang begitu memprihatinkan. Betul kata Mas Adhin, hidup kita dipastikan lantas bersyukur berlipat-lipat kalau kita ikut dalam kegiatan tersebut. 

Press Conference Superqurban & Desaku Berqurban

Kemarin, tepat hari Selasa 22 Juni 2021, saya beruntung menjadi salah satu peserta webinar Press Conference Superqurban & Desaku Berqurban. Webinar tersebut juga disiarkan langsung melalui live youtube channel milik Rumah Zakat. 

Ya, kegiatan ini diselenggarakan oleh Rumah Zakat sebagai pelaksana program Superqurban dan Desaku Berqurban. Kegiatan ini sudah dimulai sejak 2020 lalu tepatnya ketika pandemi mulai melanda. Program ini dinilai sangat bisa membantu proses qurban lebih efisien tanpa perlu melibatkan orang banyak yang berkerumun. 

Acara dibuka oleh Mbak Aini sebagai pembawa acara. Lalu ada Pak Nur Efendi sebagai CEO Rumah Zakat yang menceritakan seluk beluk program Superqurban & Desaku Berqurban. Juga ada Mas Adhin sebagai influencer sekaligus relawan Rumah Zakat. Lantas apa sih kedua program ini? Bagaimana bentuk programnya? Kita akan bahas lebih lanjut ya ...

Tentang Superqurban & Desaku Berqurban

Jadi perlu kita ketahui terlebih dahulu, bahwa kedua program ini dilakukan oleh Rumah Zakat. Sebuah lembaga yang menerima bantuan zakat, infak, sedekah, hingga dana qurban dari masyarakat yang kemudian disalurkan sesuai dengan peruntukannya. 

Desaku Berqurban adalah program berqurban yang ditujukan di tempat desa minim berqurban. Segala prosesnya sudah sesuai dengan protokol kesehatan. Desaku berqurban sendiri sudah dimulai sejak tahun 2020. Daging qurban diolah menjadi kornet dan rendang untuk didistribusikan sepanjang tahun.

Sedangkan Superqurban adalah nama merk olahan daging qurban menjadi kornet atau rendang olahan.

Kenapa harus program ini? Adapun keunggulan dari Superqurban & Desaku Berqurban adalah:

- Sesuai Syariah

“InsyaAllah Superqurban ini sesuai Syariah karena menurut Fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2019 Tentang Pengawetan dan Pendistribusian Daging Kurban Dalam Bentuk Olahan, bahwa daging qurban ini boleh diolah dalam kemasan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih lama,” ujar Nur Efendi.

- Manfaat Lebih Luas

Dengan bentuk daging yang bisa disimpan lama dan mampu disimpan tanpa freezer, produk mereka bisa menjangkau daerah-daerah terpencil yang membutuhkan proses distribusi lebih sulit dan lebih lama. 

- Pilihan Tepat di Masa Pandemi

Mengingat perlunya tetap menjaga protokol kesehatan, mengelola daging kurban dengan cara berkerumun sebaiknya tidak dilakukan. Adapun progam Superqurban & Desaku Berqurban ini menjamin bahwa semua proses sudah sesuai dengan protokol kesehatan. 

Selain itu pembagian kupon daging qurban yang biasanya antre kini tidak perlu dirasakan lagi. Daging qurban disalurkan langsung oleh para relawan.


Ada di 34 provinsi dan 1.700 titik yang kemudian menjadi rencana untuk pendistribusian. Tahun lalu sebanyak 3.066 pequrban menitipkan hewan qurban dalam program Desaku Berqurban untuk dibagikan kepada 23.027 penerima manfaat yang ada di desa. Sementara tahun ini sudah ada para peternak di 100 titik Desa Berdaya Agrobisnis binaan Rumah Zakat yang menyediakan hewan qurban untuk program Desaku Berqurban.

“Tahun ini kami menargetkan 20.000 pequrban berpartisipasi dalam program Superqurban dan Desaku Berqurban. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dengan lebih maksimal dari program ibadah qurban,” tutur Pak Nur Efendi.

Bagaimana Jika Ingin Bergabung?

Dalam webinar kemarin, banyak rekan-rekan bloger dan media yang menanyakan bagaimana jika ingin ikut berqurban atau pun ingin ikut menjadi relawan?

Pak Efendi pun mengajak kita untuk menyukseskan kampanye terkait program Superqurban dan Desaku Berqurban ini. Kata beliau kita bisa menyumbang dana untuk qurban, atau bisa juga dalam bentuk skill, waktu dan tenaga sebagai relawan. Keahlian juga bisa sebagai dokter, guru, perawat, atau sebagai influencer.


Seperti halnya Adhin Abdul Hakim, yang sempat ikut menyebarkan daging qurban ke pelosok Sulawesi yang tidak pernah merasakan daging qurban. Sebenarnya tidak jauh dari kota, tapi transportasi dan distribusi memang susah. Jadi penyalurannya memang cukup berat.

Dengan penyaluran Rumah Zakat, daging superqurban ini sangat bermanfaat. Dan memang produk ini tidak bisa dibeli ya, hanya disalurkan. Yang bisa dapat hanya yang berqurban dan distribusi.

Sampai banyak innercircle (anak gunung) Kak Adhin yang nanyain di mana belinya, yang mau tidak mau harus jadi pequrban dulu agar dapat, hehe.

Cara Ikut Berqurban

Ada beberapa cara agar bisa berqurban di Rumah Zakat, yaitu:

- Melalui Situs Rumah Zakat

Jika ingin melalu situs, bisa dengan buka browser aka peramban  terlebih dahulu, lalu buka situs https://www.rumahzakat.org/superqurban. Nanti tinggal memilih jenis qurban seperti apa yang diinginkan. Apakah kambing, sapi, atau patungan sapi. 

- Melalui Situs E-Commerce

Uniknya, kita juga bisa membayar qurban melalui situs-situs atau aplikasi e-commerce yang ada. Katanya semua situs sudah ada, mulai dari Shopee, Blibli, Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Elevania, dan masih banyak lagi. Tinggal mencari nama seller Rumah Zakat Official. 

Lalu gimana dong kita sebagai pequrban apakah akan dapat daging juga? Tentu saja karena itu hak kita. Jadi nantinya kita akan dikirimkan daging dalam bentuk kornet atau rendang sesuai pilihan qurban kita. 

Yang pasti proses pemotongan juga akan ada nama kita. Semua kabar terbaru mengenai distribusi dan lain-lain juga akan kita dapatkan. Jadi tenang saja. 

Jika ingin ajukan bantuan misalnya ingin salah satu desa yang kita kenal ikut menerima manfaat qurban, hal tersebut juga bisa dilakukan ya. Syaratnya harus Desa 3T yang prioritas. Dan memang tidak ada yang berqurban di daerah tersebut. Jadi bisa melalui akses di situs Rumah Zakat. Bantuan ke mana, program apa, bisa diajukan tanpa berqurban. Bisa langsung diakses.


Kesimpulan

Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan nikmatnya daging qurban. Karena beberapa dari mereka memang tidak pernah merasakan daging qurban. Biasanya makan supermie, kini bisa makan superqurban kalau kata Mas Adhin. MasyaaAllah. 

Selain karena tidak ada yang berqurban, salah satu alasannya juga karena daerah mereka memang sulit dijangkau. Selain itu, mayoritas dari mereka juga tidak memiliki kulkas dan air bersih. Bahkan ada yang tidak memiliki MCK. Jadi saat Mas Adhin menginap sekitar 4 hari di sana, Mas Adhin harus ke sungai sejauh 500 meter untuk buang air.

Jadi ingat masa kecilku juga pernah gini waktu tinggal di desa. Waktu itu aku dititip di rumah tante yang di kampung. Orang tuaku dan saudara-saudaraku berada di Jakarta. Dulu aku buang air kalau gak di kali ya di sawah. Sekarang alhamdulillah sudah ada MCK-nya. 

Nah buat teman-teman yang ingin berqurban atau ikut jadi relawan, bisa juga mengunjungi cabang-cabang terdekat Rumah zakat ya. Ada di 34 provinsi katanya. Terakhir, mari kita berdoa semoga program ini terus berjalan lancar, mendapat berkah bagi para pequrban dan relawan, juga bermanfaat untuk orang banyak. Aaamiin. 

“Karena saking seringnya beraktivitas dan berkunjung di pedalaman, mereka sangat dibutuhkan untuk didengar. Kita tahu kondisinya seperti itu. Apapun yang terjadi di Indonesia dan dunia di manapun itu, dunia akan terus baik-baik saja, jika mata rantai tolong-menolong tetap ada. Semua akan selesai dengan itu. Ayo kita lebih perhatian dnegan mereka yang kondisinya membutuhkan”
Adhin - Influencer
Next Post Previous Post
2 Comments
  • Siska Dwyta
    Siska Dwyta 6 Jul 2021 16.26.00

    Maa syaa Allaah bagus sekali program dari Rumah Zakat ini. Menghadirkan Superqurban dan Desaku Berqurban yang tentunya akan membantu dan bermanfaat sekali bagi desa yang masih minim qurban

  • Iva C Wicha
    Iva C Wicha 6 Jul 2021 17.06.00

    Masya Allah, rumah zakat makin lengkap aja y...dengan super qurban jdi memudahkan para penerima qurban

Add Comment
comment url