Hair Tonic: Pengertian, Cara Memilih dan Cara Pakai untuk Pemula

Merawat rambut bagi sebagian orang adalah salah satu hal yang sangat penting. Menggunakan produk untuk rambut atau biasa disebut hair care product tidak boleh disepelekan. Salah memilih atau malas menggunakan perawatan, bisa menyebabkan rambut menjadi rusak dan tidak tumbuh dengan sehat. 

Untuk produk rambut sendiri cukup banyak. Ada yang namanya sampo, kondisioner, masker, vitamin rambut, hair tonic, dan masih banyak lagi. Mungkin sebagian orang hanya menggunakan sampo untuk keperluan sehari-hari. Tapi tahukah teman-teman? Beberapa kondisi atau tujuan tertentu, penggunaan perawatan lengkap untuk rambut bisa memaksimalkan pertumbuhan rambut dan bisa membuat rambut menjadi berkilau seperti perawatan salon. 

Siapa sih yang tidak ingin rambutnya oke? Nah, oleh karena itu, teman-teman bisa menggunakan hair tonic sebagai produk perawatan rambut lanjutan setelah sampo dan lainnya. Lantas apa sih itu hair tonic? Bagaimana cara memilih hair tonic yang tepat, dan bagaiman cara pakainya?

Pengertian Hair Tonic

Sering dong temen-temen dengar hair tonic? Nah hair tonic sendiri adalah salah satu rangkaian produk hair care yang cukup banyak digunakan. Bentuknya biasanya cair dan digunakan tepat untuk kulit kepala. Berbeda dengan hair serum atau hair vitamin yang digunakan di batang rambut, hair tonic memang khusus mengatasi masalah-masalah yang terjadi dengan kulit kepala.

Cara Memilih Hair Tonic untuk Rambut

Sebenarnya, manfaat hair tonic itu berbeda-beda tergantung komposisi yang ada pada kemasan masing-masing hair tonic. Tapi secara umum, hair tonic berfungsi untuk menguatkan akar rambut, membuat rambut berkilau, membantu pertumbuhan rambut, mencegah kerontokan, menghilangkan ketombe, dan masih banyak lagi. 

Jadi dalam memilih hair tonic, pastikan untuk tahu tipe rambut kita, komposisi bahan pada produk, dan jenis tonik rambut yang kita butuhkan seperti apa. Misalnya kita memiliki rambut yang sering rontok, lebih baik fokus pada perawatan rambut rontok terlebih dahulu. 

Kapan Hair Tonic Digunakan?

Adapun mengenai waktu kapan hair tonic digunakan, biasanya yaitu setelah proses creambath atau masker rambut dilakukan. Namun hair tonic juga bisa digunakan segera setelah mandi dengan sampo. 

Adapun cara penggunaan, sebaiknya dalam kondisi basah. Karena saat itu pori-pori kulit kepala dalam keadaan terbuka, sehingga hair tonic  dapat dengan mudah menyerap ke kulit kepala. 

Cara Memakai Hair Tonic

Dalam menggunakan produk hair tonic, karena rata-rata bentuk teksturnya sama, cara penggunaannya yaitu:

1. Pastikan tangan bersih, tuang produk hair tonic ke telapak tangan

2. Oleskan mulai dari garis rambut, lalu coba arahkan tangan ke bagian kepala. Kemudian tangan kembali dan pijat hair tonic ke seluruh rambut. Jika mulai terasa kering, ulangi lagi menambahkan hair tonic secukupnya

3. Setelah dirasa semua kulit kepala sudah terkena tonik, berikan waktu sekitar 2 menit untuk memijat kepala. Pijatan sangat bermanfaat untuk membantu kesehatan kulit kepala dan membantu agar kita bisa menjadi lebih rileks

4. Setelah memijat seluruh kepala, coba lanjutkan dengan mengoleskan lagi namun kali ini mulai dari bagian belakang leher hingga ke bagian depan garis rambut kita. Agar dapat dipastikan semua kulit kepala tidak terlewatkan sedikit pun.

Kesimpulan

Menggunakan hair tonic bagi sebagian orang mungkin sesuatu yang masih awam atau jarang dilakukan. Namun tidak sedikit juga yang sudah rutin melakukannya sebagai bentuk perawatan maksimal terhadap rambut. 

Karena bukan banyak wajah dan tubuh yang perlu dirawat, rambut pun tidak kalah penting dalam perawatannya. 

Tidak ingin kan rambutnya begitu mudah rontok dan cepat rusak? Jadi sebaiknya gunakan produk-produk yang terpercaya untuk kesehatan rambut kita.


Sumber tulisan:
www.dove.com/id/
https://www.farmaku.com/artikel/hair-tonic/
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url