BlogKakTri
Lifestyle Blogger, Talk About Blogging, Parenting,Traveling, Tips, Review, and Lifestory by Triyatni Ashari

Lulus Farmasi Kerja Apa? Berikut 12 Peluangnya!

Jurusan farmasi menawarkan berbagai pilihan karir yang bervariasi dan menantang. Lulusan farmasi kerja apa?
Lulus farmasi kerja apa

Jurusan farmasi menawarkan berbagai pilihan karir yang bervariasi dan menantang. Lulusan farmasi memiliki peluang karir di berbagai bidang, baik di sektor publik maupun swasta. Berikut adalah beberapa jalur karir yang bisa diambil oleh lulusan jurusan farmasi:

1. Apoteker Komunitas

Tempat: Bekerja di apotek ritel atau komunitas.

Tugas: Memberikan obat resep, memberikan saran kesehatan dan informasi obat kepada pasien, mengelola persediaan obat, dan memberikan layanan kesehatan tambahan seperti vaksinasi.

2. Apoteker Rumah Sakit

Tempat: Bekerja di rumah sakit atau klinik kesehatan.

Tugas: Berkolaborasi dengan tim medis untuk memberikan terapi obat yang optimal, mengelola obat untuk pasien rawat inap, dan melakukan edukasi obat kepada staf medis dan pasien.

3. Peneliti dan Pengembang Obat (R&D)

Tempat: Bekerja di laboratorium penelitian, baik di industri farmasi, universitas, atau lembaga penelitian.

Tugas: Mengembangkan obat baru, melakukan uji klinis, dan mempelajari efektivitas dan keamanan obat.

4. Farmasi Industri

Tempat: Bekerja di perusahaan farmasi.

Tugas: Terlibat dalam produksi, pengawasan kualitas, manajemen rantai pasokan, dan regulasi produk farmasi.

5. Apoteker Klinis

Tempat: Bekerja di fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan farmasi klinis.

Tugas: Memberikan konsultasi obat kepada pasien dengan kondisi medis kompleks, bekerja sama dengan tim kesehatan untuk mengelola terapi obat pasien.

6. Farmakolog

Tempat: Meneliti interaksi obat dengan sistem biologis.

Tugas: Melakukan penelitian dasar dan terapan untuk memahami bagaimana obat bekerja dan mengembangkan terapi baru.

7. Regulatory Affairs

Tempat: Bekerja dengan badan regulasi untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan.

Tugas: Menyusun dokumen perizinan, mengurus registrasi produk, dan memastikan produk farmasi memenuhi standar hukum dan keselamatan.

8. Pengajar/Dosen

Tempat: Mengajar di universitas atau sekolah farmasi.

Tugas: Memberikan kuliah, membimbing penelitian mahasiswa, dan berkontribusi dalam pengembangan kurikulum.

9. Pemasaran dan Penjualan Farmasi

Tempat: Bekerja di bidang pemasaran dan penjualan produk farmasi.

Tugas: Memasarkan produk obat kepada tenaga medis, mengembangkan strategi pemasaran, dan mengedukasi profesional kesehatan tentang produk baru.

10. Toksikolog

Tempat: Mempelajari efek berbahaya dari zat kimia pada organisme hidup.

Tugas: Mengidentifikasi risiko toksisitas obat, bahan kimia, dan produk konsumen, serta mengembangkan prosedur keselamatan.

11. Spesialis Informasi Obat

Tempat: Memberikan informasi dan edukasi tentang obat kepada profesional kesehatan dan masyarakat.

Tugas: Menyusun dan menyebarkan informasi obat yang akurat, menjawab pertanyaan terkait obat, dan mengembangkan bahan edukasi.

12. Farmasi Nuklir

Tempat: Bekerja dengan obat radioaktif untuk diagnosis dan pengobatan penyakit.

Tugas: Menyiapkan dan mengelola obat radioaktif, memastikan keselamatan pasien dan staf, serta mengikuti regulasi ketat terkait penggunaan bahan radioaktif.

Setiap jalur karir tersebut menawarkan tantangan dan peluang yang unik, memungkinkan lulusan farmasi untuk memilih bidang yang paling sesuai dengan minat dan keahlian mereka. Setelah memilih atau lulus dari jurusan farmasi, jangan lupa untuk bergabung dengan organisasi PAFI. Lantas apa itu PAFI?

Mengenal PAFI

Buat teman-teman yang sudah yakin mengambil jurusan Farmasi, teman-teman bisa bergabung dnegan PAFI. PAFI adalah singkatan dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para ahli farmasi di Indonesia. Berikut adalah beberapa aspek penting tentang PAFI:

Keanggotaan PAFI:
  • Anggota Aktif: Profesional yang bekerja di bidang farmasi, termasuk apoteker, teknisi farmasi, dan ilmuwan farmasi.
  • Anggota Muda: Mahasiswa farmasi yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
  • Anggota Kehormatan: Individu yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan profesi farmasi.
Kegiatan PAFI:
  • Seminar dan Konferensi: PAFI secara rutin menyelenggarakan seminar, konferensi, dan lokakarya yang membahas perkembangan terbaru di bidang farmasi.
  • Publikasi Ilmiah: PAFI menerbitkan jurnal dan publikasi ilmiah yang menjadi referensi bagi para anggotanya.
  • Pelatihan dan Workshop: Menyelenggarakan pelatihan dan workshop untuk meningkatkan kompetensi praktis para ahli farmasi.
  • Sosialisasi dan Edukasi Publik: PAFI juga aktif dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan obat yang tepat dan pentingnya konsultasi dengan apoteker.

Penutup 

Itu dia beberapa informasi seputar pekerjaan yang bisa didapatkan setelah lulus dari Farmasi. Semoga bermanfaat!

13 komentar

Jika Anda pengguna blogger, harap membuat publik profil blogger sebelum berkomentar agar tidak broken link ya.

Sebaiknya jangan anonim agar bisa saling mengunjungi ...

Komentar muncul setelah dimoderasi.
Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Salam kenal ...

  1. Aku dan suami lulusan farmasi loh.. aku pernah kerja di apotek dan kosmetik tp sekarang sih irt hehe.. suami pernah kerja marketing di bumn farmasi dan sekarang pns di rs.. cita-cita tentu punya apotek sendiri..

    BalasHapus
  2. apoteker itu profesi penting banget
    apalagi berkaitan dengan keamanan penggunaan obat- obatan dan distribusi obat yang menyeluruh

    BalasHapus
  3. Kemarin waktu jalan-jalan dekat komplek, baru ngeh kalau ada kantor PAFI Banjarmasin. Peran PAFI ini penting banget ya kak untuk wadah para ahli farmasi

    BalasHapus
  4. Waaaa ternyata lulusan farmasi ini gak hanya bisa jadi apoteker ataupun dosen ya kak. Tapi bisa juga jadi Peneliti dan Pengembang Obat (R&D). Luas ternyata bidang karirnya

    BalasHapus
  5. Aku kira lulusan farmasi cuma du rumah sakit jadi apoteker. Ternyata luas juga ya untuk peluang kerjanya. Apalagi ranah kesehatan gak akan pernah habis, maksudnya itu selalu dibutuhkan.

    BalasHapus
  6. Saya merasa sangat terbantu dengan penjelasan yang detail mengenai berbagai opsi pekerjaan yang tersedia setelah lulus.
    Tidak hanya memberikan gambaran umum tentang industri farmasi, tetapi juga menggambarkan dengan jelas peran serta tanggung jawab yang mungkin dihadapi dalam setiap posisi kerja.

    BalasHapus
  7. wah ternyata banyak banget ya Mba pekerjaan untuk lulusan Farmasi ini dan selama ini saya mengenalnya kalau lulusan Farmasi itu ya di bagian apotek atau beberapa saja ternyata banyak ya

    BalasHapus
  8. Lulusan Farmasi memiliki banyak peluang kerja yang menarik di berbagai bidang. Dengan tekad, kerja keras, dan pengembangan diri yang berkelanjutan, para apoteker muda dapat meraih kesuksesan di karir mereka.

    BalasHapus
  9. Banyak peluang kerja untuk lulusan farmasi, ya. Harapan saya, semoga PAF juga bisa terus menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan obat-obatan kepada masyarakat.

    BalasHapus
  10. Banyak peluang ini buat yang baru lulus dan ingin berkarir di bidang farmasi.
    Sebab ternyata gak melulu tentang obat²an aja ya, tapi lebih luas lagi

    BalasHapus
  11. Ternyata banyak ya peluang kerja untuk lulusan farmasi itu. Aku pikir dulu itu lulusannya hanya akan bekerja di apotek saja. Boleh nih jadi pilihan jurusan buat anak-anak yang masih bingung mau lanjut kemana

    BalasHapus
  12. pada umumnya orang tau kalau lulusan jurusan farmasi itu jadi apoteker. ternyata prospek pekerjaannya lumayan luas juga, ya. Jadi untuk teman-teman yang sedang kuliah farmasi tidak usah khawatir dengan masa depan, insyaAllah gemintang

    BalasHapus
  13. Banyak sekali ya cakupan pekerjaan bagi mereka lulusan farmasi itu. Hmm noted nih, kebetulan adik ipar ambil kuliahnya di Farmasi, biar nanti jadi banyak gambaran dia mau ngapain aja setelah selesai kuliahnya nanti.

    BalasHapus