BlogKakTri
Lifestyle Blogger, Talk About Blogging, Parenting,Traveling, Tips, Review, and Lifestory by Triyatni Ashari

16 Jenis Kain untuk Gamis dan Harganya (Lengkap dengan Gambar)

jenis kain untuk gamis dan harganya
Ada berapa macam yang Anda tahu tentang jenis kain untuk gamis dan harganya?

Sebelum membeli gamis, tentu banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. Mulai dari harga, model gamis, hingga bahan yang digunakan. Saya pribadi menyukai gamis dengan kain yang tidak mudah kusut dan nyaman. Tentu setiap kain juga berbeda dalam perawatannya. Perhatikan cara mencuci, detergen yang digunakan, hingga berapa lama penjemuran yang tepat agar tidak merusak warna pakaian. Bahan balotelli misalnya, bahan yang banyak disukai para pencinta muslim fashion ini memiliki serat yang rapat dan halus. Namun hindari mencuci dengan menggunakan sikat karena akan merusak serat kain.

Jadi ada baiknya kenali dulu jenis kain untuk gamis agar tahu cara terbaik merawatnya. Nah, berikut akan dirincikan jenis-jenis kain lainnya yang biasa digunakan untuk bahan gamis. Dilengkapi dengan gambar dan harga kain per meter. Saya juga menyertakan tempat beli di Shopee dan Tokopedia yang murah dan rating tinggi! (Hanya star seller dan Mall). Semoga bermanfaat!

1. KAIN BALOTELLI

jenis kain untuk gamis
Kain Balotelli, image :mizutex.com

Kain ini mulai populer beberapa tahun belakangan. Kain ini banyak digunakan pada gamis-gamis yang kita lihat. Bahannya tebal dan tidak menerawang. Itu dikarenakan serat kainnya yang sangat rapat. Bahan ini lemas dan jatuh saat dipakai sehingga tidak membentuk lekuk tubuh. Pilihan warnanya juga sangat banyak. Harga di pasaran sekitar Rp25.000/meter.

Beli di Shopee (4.9⭐)

2. KAIN LINEN

Jenis Kain untuk Gamis
Kain Linen, image : bueget.com

Berbeda dengan balotelli, untuk kain linen pada warna-warna yang cerah akan sedikit menerawang ketika dipakai. Tekstur kain berserat, dan bahannya jatuh. Meski bahan bersifat kaku, namun tekstur kain ini halus dan ringan ketika digunakan. Harganya sekitar Rp35.000/meter.

Beli di Shopee (4.9⭐)

3. KAIN WOLFIS

jenis kain untuk gamis
Kain Wolfis, image : indonesiafabrfic.com

Siapa yang tidak kenal kain wolfis? Bahan yang satu ini memang sering digunakan untuk bahan hijab seperti bergo.  Tapi wolfis bisa juga digunakan untuk gamis. Kain ini memiliki serat yang halus dan rapat. 

Bahannya tebal, namun tetap ringan dan tidak menerawang ketika digunakan. Tidak mudah panas dan juga tidak mudah kusut. Kelebihan lain adalah bahan ini tidak licin dan sangat mudah disetrika. Harganya? Sekitar Rp28.000/meter.


4. KAIN SATIN

jenis kain untuk gamis
Kain Satin, image : fitinline.com

Kain satin adalah kain yang biasanya digunakan sebagai tambahan kain gaun pengantin. Sebenarnya satin itu bukan nama kainnya, melainkan metode pembuatannya, yaitu melalui proses tenun dnegan menggunakan teknik weave atau teknik serat filamen, yang disebut dengan teknik satin. 

Satin dan sutra sebenarnya memiliki ciri khas yang mirip, namun satin dibuat dengan serat polyester, sedangkan sutra dengan serat alami dari ulat sutra. Jenis kain satin pun beragam. Harganya sekitar Rp20.000/meter.


5. KAIN KAOS (KATUN COMBED)

jenis kain untuk gamis
Kain Kaos, image : geraisco.wordpress.com

Kaos sebenarnya memiliki banyak jenis. Untuk yang biasa digunakan sebagai gamis adalah jenis kaos yang sedikit tebal dan berserat rapat seperti katun combed. Beberapa tahun lalu sempat tren kain gamis yang berbahan kaos. 

Kain kaos ini memiliki serat benang yang halus, juga tekstur kain dan hasil rajutan cukup rata dan tidak berbulu. Selain itu juga tidak mudah kusut dan luntur. Harga per meter kisaran Rp45.000/meter.


6. KAIN SIFON

jenis kain untuk gamis
Kain Sifon. image : baju2umik.blogspot.com

Baju gamis yang menggunakan kain sifon sempat tren di kalangan pencinta baju muslim. Kain sifon adalah kain yang jatuh dan agak transparan. Jadi biasanya digunakan sebagai pelapis kain (sebagai hiasan tambahan). Memiliki banyak jenis warna. Harganya sekitar Rp20.000-Rp40.000/meternya.

7.KAIN CERUTI

jenis kain untuk gamis
Kain Ceruti, image : ethicacollection.com

Kain yang memiliki karakteristik kulit jeruk ini sangat tipis, lembut dan elastis. Saat ini banyak yang menggunakan jenis kain ini karena bahannya yang ringan. Terkadang tidak perlu disetrika. Bahannya juga jatuh dan tidak mudah tertiup angin. Harganya sekitar Rp45.000/meter.


8. KAIN RAYON

jenis kain untuk gamis
Kain Rayon, image : beuget.com

Kain ini agak mudah kusut jika digunakan sebagai kain untuk gamis. Untuk warna-warna cerah juga agak sedikit menerawang, jadi biasanya diperlukan tambahan kain. Kelebihan bahan ini yaitu teksturnya yang halus, jatuh dan mudah menyerap keringat. Harganya sekitar Rp30.000/meter.


9. KAIN JERSEY

jenis kain untuk gamis
Kain Jersey, image : textileonline.com

Kain ini masih banyak diminati para pengguna gamis. Selain bahan yang jatuh, bahan ini juga halus, tidak mudah kusut jadi tidak perlu disetrika. Bahan ini lebih tebal dari spandex. 

Bahan ini banyak dijual dalam motif polos karena baisanya digunakan sebagai dalaman kemeja kerja maupun jas. Bahan ini agak membentuk lekuk tubuh jika ukurannya sangat pas dengan ukuran tubuh. Harga kain per meter sekitar Rp30.000-Rp80.000.


10. KAIN KATUN IMA

jenis kain untuk gamis
Kain Katun Ima, image : ethicacollection.com

Kain katun ima ini bahannya halus dan lembut. Sayangnya memang jika bahan katun adalah kekurangannya pada bahan yang mudah kusut. Harus rajin disetrika. Warna-warnanya variatif, dan pastinya menyerap keringat. Harga di pasaran sekitar Rp30.000/meter.


11. KAIN KATUN JEPANG

jenis kain untuk gamis
Kain Katun Jepang, image : bukalapak.com

Entah sejak kapan katun jepang ini mulai populer. Pada awalnya banyak yang menggunakan untuk bahan seprai dan mukena. 

Namun makin ke sini, gamis juga menggunakan bahan kain ini. Seratnya yang halus, dingin, dan tidak luntur meski banyak motifnya membuat orang banyak tertarik dengan kain ini. Harganya sekitar Rp45.000/meter.


12. KAIN KATUN MADINAH

jenis kain untuk gamis
Kain Katun Madinah, image : mizutex.com

Jenis katun ini adalah katun yang ringan tapi tidak menerawang. Banyak dimanfaatkan untuk kerudung dan gamis. Seratnya halus, lembut dan tidak licin. Sangat cocok untuk baju-baju semi formal hingga formal. Harganya sekitar Rp45.000/meter.

13. KAIN MAXMARA

jenis kain untuk gamis
Kain Maxmara, image  : mizutex.com
Sering juga disebut sutra satin, bahan kain ini banyak dipakai kaum hawa dari berbagai umur. Bahannya ringan, jatuh saat dipakai, bertekstur halus dan lembut. 

Banyak digunakan untuk gamis acara pernikahan ataupun kegiatan formal lainnya. Bahannya juga tidak menerawang dan tidak mudah kusut. Harga kain ini sekitar Rp25.000-Rp45.000/meter.


14. KAIN CREPE

jenis kain untuk gamis
Kian Crepe : image : beuget.com

Jenis kain ini sangat nyaman dan mudah dibentuk. Tidak akan melar seperti kain jersey meskipun ditarik. Bahannya lembut, berserat dan jatuh saat dipakai. Cocok untuk gamis maupun kerudung.  Apalagi banyak pilihan warna yang soft. Harganya sekitar Rp25.000-Rp50.000/meter.


Beli di Shopee (4.9⭐)

15. KAIN BROKAT

jenis kain untuk gamis
Kain Brokat, image : asabaliya.id
Jenis kain ini beberapa tahun terakhir diminati sebagai tambahan aksen pada baju gamis. Bisa menjadi luaran bagian bawah/rok gamis, atau sebagai renda tambahan di bagian pundak maupun dada. 

Berbagai motif brokat sangat cantik dengan warna-warna yang variatif. Harganya mulai dari Rp 16.000-Rp50.000/meter. Tergantung kualitas brokatnya. Mungkin ada yang harganya lebih.  Kalau teman-teman mau beli kain murah bisa beli aja di shopee. Di sana soalnya enak ada gratis ongkir.

Beli di Shopee (4.8⭐)

16. KAIN INMA PREMIUM

Sumber: dokpri

Kain ini adalah kain yang baru di kalangan pencinta kain. Di sini terlihat seperti katun, namun ternyata kainnya lebih dingin dan jatuh. Jadi tidak mudah kusut dan mudah disetrika. Selain itu kelebihan Inma Premium adalah kain ini tidak menerawang meski tidak terlalu tebal (tapi tetap terasa tebal). Kain ini cocok digunakan untuk menjadi gamis. Harganya sekitar Rp20.000-Rp24.0000/yard. 


Nah itu dia 16 jenis kain dan harganya yang biasa digunakan untuk gamis. Setiap kain memiliki karakteristik dan harga yang berbeda. Jika ingin membuat gamis seragam misalnya, lebih baik membeli langsung di pusat toko tekstil di kota Anda.

Sumber :

https://aminama.com/jenis-bahan-kain-satin/
https://www.beuget.com/hobbies/fashion/12-jenis-kain-cocok-untuk-baju-gamis-lengkap-dengan-harga-per-meternya/
https://www.konveksia.com/jenis-jenis-bahan-kaos.html 
https://www.mizutex.com/product/kain-katun-madinah-bahan-jilbab-dan-gamis-yang-adem-dan-lembut/

31 komentar

Jika Anda pengguna blogger, harap membuat publik profil blogger sebelum berkomentar agar tidak broken link ya.

Sebaiknya jangan anonim agar bisa saling mengunjungi ...

Komentar muncul setelah dimoderasi.
Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Salam kenal ...

  1. Waaah, makasih mbak Info jenis-jenis kainnya. Selama ini saya suka ketukar-tukar itu jenis-jenis kain keluaran terbaru. Apalnya cuman kain katun sama kaos aja.

    BalasHapus
  2. Wah ternyata banyak juga jenis kain gamis ya ? Malah tambah bingung pilih yang mana. Bagus semua. Apa baiknya 15 jenis dibeli semua ya. Heheeh

    BalasHapus
  3. Aku suka katun Jepang sama satin maxmara. Ringan dipake, kalo Jersey sering banget tahun depannya udah nambah panjang, hahaha..

    BalasHapus
  4. Nah nah nah, lengkappppppp, akhirnya saya tahu membedakannya. Kadang kalo beli baju di Insatagram suka dibaca di deskripsinya, jenis kainnya bisa ceruti, katun combed, rayon, dll, kadang saya nguing nguing sendiri ngebayanginnya sebab buta banget soal bahan. Hahaha.

    BalasHapus
  5. Aku tim yang cuma tau beli gamis tapi gak pernah faham sama jenis kainnya,
    Keknya sama semua, haha
    Maksudnya terkadang ada yang mirip-mirip, jadi mikirnya tuh sama. Cuma brokat yg paling hafal 😂

    BalasHapus
  6. Saya paling suka ama gamis dari bahan katun jepang untuk sehari-hari, tapi untuk ke pesta lebih suka yang maxmara. Nggak panas dan nggak mudah kusut soalnya.

    BalasHapus
  7. duh,, saya taunya cuman make aja nih mba. ternyata banyak macam jenis kain untuk gamis ya ^_^

    BalasHapus
  8. Oke banget infonya, Mbak. Pas banget saat ini aku lagi cari kain buat bikin gamis baru. Sebenarnya aku lebih suka beli baju jadi yang tinggal pake aja. Tapi gamis tuh beda. Setiap kali ke toko baju mau beli gamis, gamisnya ukurannya pasti besar-besar semua. Lebih besar dari ukuran tubuhku. Daripada permak semua bagiannya, mending bikin aja yang ukurannya sesuai sama ukuran tubuhku.

    BalasHapus
  9. Masya Allah... Saya jadi malu membacanya mbak.. pengetahuan mbak luas banget. Saya kira kain untuk gamis sama aja. Cuma beda harga karena model atau penyalurnya yang naikin harga. Ternyata macam-macam jenis lainnya. Pantas kami membandingkan harga kadang beda jauh dari penjual A dengan penjual B.

    BalasHapus
  10. Makasih banget infonya mbak. KAdang saking banyaknya jenis kain, kalau beli baju online ditanya bener-bener bahannya dulu dan seaching di google. Hehehe,,

    BalasHapus
  11. Sebagai cowok, aku gak paham. Sebagaimana aku gk paham hari ini, saat di kantor ada ribut2 penentuan warna produk kami selanjutnya, antara warna fuchsia dan pink fanta. ehehehhe

    BalasHapus
  12. Wah bermanfaat banget ini buatku mbak. Dulu aku sama sekali nggak tahu bahan kain. lama - kelamaan pas jualan gamis jadi tahu itupun terbatas balotely, katun, spandek, jersey , brukat itu-itu saja tahunya hehehe

    BalasHapus
  13. Wah...aku kalau ke toko kain bisa lama nihh. Selain milih warna, engga puas kalau engga dipegang, diraba, diterawang. Haha...kayak pegang duit. Makasih infonya. Jadi tahu detailnya...

    BalasHapus
  14. Kebetulan istri saya penjahit dan buat jilbab. Jd tulisan ini berguna bgt n akan aku simpan buat istri hehe

    BalasHapus
  15. Wahhh lengkap nie infonya kak, aku tuh ga tahu nama dan jenis kain, dan aku beli beberapa kain belum dijahit euyyy, dan ga tahu kalau ditanya ini kain yg kupunya apa nama bahannya

    BalasHapus
  16. Seperti komennya mas Arigetas, saya juga bingung nih. Sebagai laki-laki awam banget mengenai bahan-bahan gamis. Beda banget dengan perempuan yang selalu uptodate banget kalau ada gamis keluaran baru.

    BalasHapus
  17. Beberapa jenis kain di atas dibuat dari bahan sintetis ya Mbak. Bahan sintetis ini lebih rawan kalau terkena panas, misalnya kena knalpot sepeda motor, bisa terbakar. Kalau saya pribadi sih lebih suka bahan katun, walaupun lebih mahal. Bukan buat gamis tapi ya, tapi buat kemeja dan lainnya, hehe

    BalasHapus
  18. aku tahunya kain jersey dan balotelli doang
    jersey itu yang model kaos gitu kan

    BalasHapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  20. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  23. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  24. Jadi tahu berbagai macam jenis kain. Aku sih untuk pakaian, meski bukan pemakai gamis, lebih senang yang berbahan katun, katun Jepang sesekali, tapi paling sering pakai yang berbahan kaos, secara aku orangnya suka loncat-loncat ke sana kemari dan gampang keringatan.

    BalasHapus
  25. Duh, aku masih suka samar-samar nih bedain kain apa kain apa. mentok-mentok cuma tau katun dan rayon, hehe..

    BalasHapus
  26. Informasi tentang aneka jenis kain bermanfaat banget biar gak salah kalo beli kain untuk gamis yak

    BalasHapus
  27. Sifon dan satin tetap menjadi favoritku utk bahan dress gamis.

    BalasHapus
  28. Yang suka sih baloteli ama wolfis. Kalo ceruti prefer buat jilbabnya. Kalo cotton combed enak buat kaos. Kalo crepe kurang nyaman buat gamis soalnya gerah banget, masih mending buat jilbab..

    BalasHapus
  29. Aku biasanya beli udah jadi sih. Bahan dasar yang kupilih balotelli, wolfis, katun jepang dan rayon. Rayon tuh enak dan adem dipakai, sayang mudah kusut.

    BalasHapus
  30. Kalo untuk gamis yg bawahnya lebar menggunakan kain apa ya

    BalasHapus
  31. penting banget ini utk milih kain gamis yang pas,,yang penting buat aku tidak panas dan tidak menerawang kalo bisa sie bahannya yang jatuh gitu biar tdk terkesan berat...inma premium nie yang msh agak bingung blm tahu yang seperti apa hehe

    BalasHapus