BlogKakTri
Lifestyle Blogger, Talk About Blogging, Parenting,Traveling, Tips, Review, and Lifestory by Triyatni Ashari

Berbagai Jenis Diet Sehat Masa Kini, Sudah Tahu?

Jenis diet sehat saat ini cukup beragam. Bahkan banyak jenis diet dengan nama yang cukup unik, seperti diet atskin, diet paleo, dan diet tes nutrigeno

Jenis diet sehat saat ini cukup beragam. Bahkan banyak jenis diet dengan nama yang cukup unik, seperti diet Atkins, diet Paleo, dan diet Tes Nutrigenomik. Memiliki berat badan ideal, bisa dikatakan kini menjadi impian hampir semua orang. Baik pria maupun wanita masa kini, mencoba mencari tahu mana jenis diet yang sesuai dalam membentuk tubuh ideal. 

Sebenarnya, bentuk tubuh ideal bukan hanya soal menurunkan atau menaikkan berat badan, namun juga sebagai usaha agar bisa hidup lebih sehat dan lebih produktif. 

Sewaktu kecil hingga remaja, saya seorang yang bisa dibilang memiliki berat badan kurang. Berbagai usaha saya lakukan untuk menambah berat badan. Namun, saya baru tahu bahwa semua itu ternyata merupakan metode yang tidak sehat. Tapi yang paling saya ingat mama saya pernah bilang, bahwa saya akan gemuk saat menikah, hehe.

Betul saja, setelah memiliki 2 anak, kini berat badan saya justru jadi berlebih jika dibandingkan dengan tinggi badan saya saat ini. Sedikit membantu karena menyusui, namun saya masih berencana akan melakukan diet setelah 3 bulan melahirkan anak kedua. 

Setelah cari tahu, ternyata banyak juga jenis diet yang populer akhir-akhir ini. Berikut yang saya temukan. 

1. Diet Atkins

Diet Atkins adalah diet yang berfokus pada makanan yang hanya mengandung protein dan lemak saja. Jadi untuk makanan yang mengandung karbohidrat, benar-benar dihindari. Saya sering mendengar jenis diet ini dilakukan oleh para selebritis. Salah satunya, mantan penyanyi cilik Tina Toon. Katanya, dia tidak memakan nasi selama menjalankan diet agar mendapatkan berat tubuh yang ideal.

Banyak yang berpendapat, diet Atkins ini mampu menurunkan berat sekaligus mengurangi lemak di perut. Juga secara tidak langsung mengurangi risiko gangguan pada kolestrol dan penderita diabetes. Namun ada juga peluang efek samping, yaitu lemas, sembelit, dehidrasi, dan lain sebagainya. 

2. Intermittent Fasting

Jenis diet ini pertama kali saya ketahui sewaktu Deddy Corbuzier meluncurkan Ebook mengenai diet yang dia jalani. Kalau tidak salah namanya OCD. Kurang lebih sama dengan konsepnya, yaitu puasa selama beberapa jam. 

Sebenarnya konsep puasa ini memang sehat, seperti yang diajarkan dalam agama saya. Tapi perlu diketahui jenis diet ini mungkin cocok bagi sebagian orang, tapi tidak cocok bagi ibu hamil dan menyusui.

3. Diet Vegetarian

Dari namanya jelas ya kalau jenis diet ini berfokus pada makanan vegetarian. Tapi katanya, jenis diet ini masih memperbolehkan konsumsi telur, produk susu dan madu. Tapi perlu diingat bahwa yang melakukan jenis diet ini, bisa kekurangan nutrisi tertentu, seperti protein dan kolin yang sangat penting bagi tubuh.

4. Diet Mediterania

Jenis diet ini katanya terinspirasi dari pola makan masyarakat di Eropa Selatan. Diet ini berpusat pada makanan yang terdiri dari buah-buahan, sayur, produk gandum utuh, ikan, ayam, yogurt dll. Sebenarnya jenis diet ini sangat sehat melihat bahan makanan yang dikonsumsi. Namun memang cukup mahal dari segi budgeting makanannya.

5. Diet Tes Nutrigenomik

Berbeda dari keempat jenis diet lainnya di atas yang memiliki konsep umum untuk semua orang, diet kali ini adalah sebuah gagasan dimana dilakukannya pengecekan genetik seseorang dan kecocokan dengan makanan/nutrisi. 

Untuk menjalani diet ini, kita harus melakukan tes sederhana bernama tes Nutrigenomik dengan cara mengumpulkan sampel DNA melalui air liur. Metode ini sama dengan pengambilan darah untuk mengetahui sel-sel darah kita, namun tentu dengan cara yang tidak sakit.

Diet ini kelebihannya adalah karena sudah disesuaikan dengan kondisi tubuh, karena kita tahu bahwa setiap orang tidaklah sama. Metode diet A yang cocok dengan si X belum tentu cocok dengan si Y. 

Lalu untuk cek DNA gimana caranya? Nah, teman-teman bisa langsung cek situs tanyadna.id untuk informasi lebih lanjut. Di sana akan dijelaskan mengenai proses tes DNA dan manfaatnya untuk apa saja. 

Kesimpulan

Setiap jenis diet tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk mengenali mana yang cocok untuk kita. Pastikan memilih jenis diet yang sehat agar terhindar dari efek samping yang berlebihan.

Beberapa contoh di atas cukup baik untuk dicoba. Hindari menggunakan suplemen yang belum diketahui kebenarannya. Apalagi beberapa testimoni palsu yang biasanya jadi bahan jualan. Yang terakhir, apapun jenis dietnya, tetap jaga kesehatan ya!

Sumber:
https://lifestyle.kompas.com/read/2020/05/14/122708320/9-jenis-diet-populer-beserta-kelebihan-dan-kekurangannya?page=all
https://tanyadna.id/blog/tentang-nutrigenomik/
Ilustrasi: unsplash.com

Posting Komentar

Jika Anda pengguna blogger, harap membuat publik profil blogger sebelum berkomentar agar tidak broken link ya.

Sebaiknya jangan anonim agar bisa saling mengunjungi ...

Komentar muncul setelah dimoderasi.
Terima kasih telah membaca dan berkomentar 😊

Salam kenal ...