Tips Melentikkan Bulu Mata Bayi, Wajib Baca sebelum Kamu Nikah dan Punya Anak

Tips Melentikkan Bulu Mata Bayi, Wajib Baca sebelum Kamu Nikah dan Punya Anak

Konten [Tampil]



Bismillahirrahmanirrahim.



Memiliki anak adalah idaman hampir semua wanita yang telah menikah. Kok hampir? Karena memang ada pasangan yang menikah dan mereka enggak berencana punya anak. It's a fact. Tentunya dengan alasan yang berbeda-beda. Tapi kita tidak sedang membahas itu, hehe.

Saat hamil, mengetahui ada sosok kecil di dalam perut, tentu ada banyak do'a yang dihaturkan. Mulai dari tumbuh kembang yang sempurna, mirip siapa, dan harapan-harapan lainnya. 

Setelah brojol, wajahnya ada yang bilang mirip Abinya, ada yang bilang mirip saya, tapi ada juga yang bilang keduanya. Ya wajar sih ya masih dalam tahap pertumbuhan. We'll see XD. Nah kalau masalah warma kulit, di sini lebih mirip ke saya. Ada juga sih usaha dari saran orang tua saya, rajin minum air kelapa. Entah secara medis ngefek atau tidak, tapi kata Mama itu dulu yang Beliau lakukan. 


Langsung deh ke topik ini. Siapa sih yang enggak gemes sama si kecil yang bulu matanya cetar badai? Anak saya sendiri sewaktu bayi saya lihat bulu matanya rata gitu. Namun sekarang Alhamdulillah si kecil bulu matanya sudah lebih panjang dan lentik, mau tahu tipsnya? 

Gunakan Gunting

Ini adalah saran dari mertua namun kami ragu menjalankan. Mertua asli Padang. Dulu katanya suami saya digituin, jadi bulu matanya lumayanlah, hehe. 

Nah ternyata bukti yang akhirnya bisa saya lihat adalah anak tetangga saya. Beliau orang Aceh, di mana kebiasaan mereka adalah menggunting bulu mata bayi. Hanya ujungnya dikit ya, jangan sampai habis. Guntingnya pas tidur kata tetangga saya. Terbukti anaknya panjang dan lentik banget bulu matanya. Dijamin enggak perlu lagi memakai pelentik bulu mata. 

Saya juga pernah baca artikel soal saran menggunting ujung bulu mata, meski tidak bayi lagi. Entah benar atau tidak. Tapi kalau dari cerita-cerita mertua sih ampuhnya saat bayi aja, hehe.

Gunakan Lidah 

Terdengar jorok ya, tapi cara ini memang berhasil. Adik saya yang bungsu dulu sewaktu kecil sering dijilatin bulu matanya ama sepupu saya yang dulu bantu Mama ngerawat dia. Mama sempat nanya untuk apa. Katanya untuk lentik dan terbukti dewasa ini adek saya yang paling lentik. Saya karena mama belum tahu yah bulu mata saya seadanya 😂.

Trus saya lihat juga beberapa anak sepupu di kampung (Sulawesi Selatan) bulu matanya pada lentik, katanya dijilat. Yaudah saya praktikkan di anak saya, dan akhirnya bulu mata yang semula lurus pendek, jadi lebih panjang dan lentik, hehe. 

Katanya lebih afdol jika dimulai sejak usia 0 bulan. Dan lebih afdol lagi saat pagi hari di saat belum mengonsumsi apapun maupun sikat gigi. 

Saya sampai saat ini juga masih bingung apa penjelasannya secara medis. Tapi kalau ada yang tahu jawabannya boleh share ya hehe. Atau ada yang mau sharing tips lain?

Semoga bermanfaat 😉
Dan terakhir bagi yang ingin segera memiliki momongan semoga Allah ijabah segera do'anya, aamiin 😊

     [REVIEW] 3 Reasons Why You Should Visit TravelBlog.id

[REVIEW] 3 Reasons Why You Should Visit TravelBlog.id

Konten [Tampil]
traveling




Who doesn't like traveling? Calming your mind for a moment from daily routines has indeed, become an important requirement in this digital age. Even, for the purpose of traveling, there are those who plan it for months or years. Traveling is almost a basic need for men, women, old people and even children.

Nowadays, getting information of various destinations seems to be easier because of the large amount of information available on the internet.
Simply relying on devices and network connections, we can arrange and plan to adventure anywhere. We can find out a lot of information about what is there, how to get there, transportation available, what time the place is open, ticket pricing, and so forth.

Before traveling, it’s better for us to check all things related to the destinations, so that we don't get lost or spend too much time just looking for information manually. For that purpose, we can visit the TravelBlog.id, an informative and unique digital traveling media. 

What makes it standout from others?

Here are 3 reasons why I call TravelBlog.id as an informative and unique digital traveling media:

TravelBlog.id has Various Interesting Features


TravelBlog.id is a media or blog for travelers and tourists to share their journal and experiences. TravelBlog.id contains digital-based traveling content which is very rich of menu. TravelBlog.id containing not only about travel, but also lifestyle such as events, films, and music.

Then, what features can you read on TravelBlog.id?
There are many discussion categories on TravelBlog.id, the categories are:

1. Vacation
2. Culinary
3. Art & Culture
4. Tips & Info



Available both in Bahasa and English

 
English page in TravelBlog.id
Rarely do I find a traveling website that has such bilingual content. You can find TravelBlog.id English in the special page. This bilingual feature will certainly be a special appeal for its readers. This has increasingly helped Indonesia in promoting visit Indonesia. Because Indonesia have tourism destination like nature, culture, and so much more.


TravelBlog.id Helps Traveling Content-Writers to Contribute

travel
Some of contributor list (right side)
On TravelBlog.id, you can take part in writing your traveling articles. You just have to register and automatically you can become a contributor. Once you registered, you can write either in Bahasa or in English. So, without having a blog, your story can be read by many people, even from other side of the world, especially foreign tourists. Interesting, isn’t it?

How to do it?

Here are the steps to being a contributor in TravelBlog.id :
  1. Sign in at user.TravelBlog.id or sign up if not registered yet.
  2. Enter the dashboard and complete the profile.
  3. Click create article then write the experience and add some cool photos. Contributor can write articles in Indonesian or English.
  4. When you have finished writing, click save as draft.
  5.  In the draft article menu you can edit the text before sending.
  6. If your best article is finished, click send.
  7. Articles that have been sent will be in the pending article menu and in the process for editors' approval.
  8. The selected article will appear in the published article menu.
  9. Articles are already www.TravelBlog.id for Bahasa article and https://www.TravelBlog.id/en/ for English article
Creating articles on TravelBlog.id is not just limited in text. You can also upload your traveling photos and video that you want to share with other readers. Moreover, if you are good at English, you can write articles in English too. Who knows someone or other tourists are helped by your traveling journey. And the best news is, you can also can get poin rewards from your writing and redeem them!


Now you know that TravelBlog.id is very useful for travel lovers, both for those who like to read travel content and who like to write. Because the articles come from many people, it makes the content of TravelBlog.id certainly become very diverse and rich. It is a plus for an informative traveling website.

Do you want to get traveling information or become a contributor on TravelBlog.id?
Remember to follow their social media below first:
  • Facebook: https://www.facebook.com/travelblogid/ 
  • Instagram: https://www.instagram.com/travelblogid/ 
  • Twitter: https://twitter.com/travelblogind

So, do you have a lot of holiday stories but confused where to share? Come join as a contributor on TravelBlog.id!

Because traveling and writing are fun!




Content Writer : Triyatni A. @pohontomat
Content Editor : Niko RA. @udaniko





Go Massage Review, Berapa Harganya?

Go Massage Review, Berapa Harganya?

Konten [Tampil]

Go Massage review: 

Sekitar 2 minggu lalu, saya, suami, dan si kecil baru saja balik dari Surabaya. Selain menemani suami yang lagi pendidikan selama 2 bulan, kami juga memanfaatkan untuk keliling-keliling di beberapa destinasi wisata ketika ada waktu senggang. Dulu setelah nikah, belum sempat honeymoon keluar kota, jadi anggap aja deh ini honeymoon part 2, hehe.

Bukan hanya mengelilingi Surabaya, kami juga sempat ke Malang. Waktu ke Malang malah kami mengunjungi 5 destinasi wisata dalam waktu 24 jam. Melelahkan sekaligus menyenangkan. Beruntung si kecil kuat dan emang suka diajak jalan-jalan. Belum lagi, sebelum balik kembali ke Banjarmasin, kami ke Yogyakarta di mana tempat suami kuliah dulu. Suami emang pernah janji sih dibawa kemari abis nikah, tapi karena waktu belum memungkinkan, akhirnya baru punya kesempatan tahun ini. Kami memanfaatkan transportasi kereta yang murah. Si kecil hobi banget bolak-balik koridor kereta hanya untuk mencari teman-teman sebayanya. Ya mau tidak mau kita juga ikut bolak-balik 😅. Demi memangkas biaya pesawat yang rada ekstrim jika berangkat dari Yogya, kami pun naik kereta kembali ke Surabaya. Sampai di Surabaya sekitar jam 2 malam, jam 12 siang di hari yang sama kami sudah harus check-in di Bandara untuk balik ke Banjarmasin.

Sampai di rumah? Aktivitas bersih-bersih sudah menunggu. Sungguh perjalanan luar biasa dan tidak terlupakan! (Makasih Mas Suami 😘). Saatnya mengembalikan energi yang terkuras nih XD.


Gimana caranya biar kembali siap menghadapi rutinitas kenegaraan rumah tangga? Dulu sewaktu masih lajang, mungkin ada sebulan sekali saya ke salon. Eiits, bukan banyak uang, tapi salon di kotaku emang murah-murah banget. Beda banget sama di kota asalku.Tapi terlalu sering juga boros sih. Tolong jangan ditiru! XD

Tujuannya ke salon ya untuk memanjakan diri setelah lelah bekerja. Menikmati sensasi aroma minyak pijat dan lulur, belum lagi dengan musik yang menenangkan. Sungguh me time yang paling asyik.

Namun setelah berhenti bekerja, mengurus si kecil dan urusan domestik ala emak-emak, saya belum pernah lagi ke salon. Sebenarnya suami beberapa kali menawarkan, tapi karena susah mengatur waktu belum lagi si kecil yang masih tergantung dengan ASI, membuat saya cukup menahan diri dulu hingga mungkin nanti si kecil bisa ditinggal. Syukurnya suami sering juga mijitin kalau emang badan udah rasa mau rongsok, haha.

Eh tapi badan udah pegel banget abis petualangan kemarin. Jadinya saya kebetulan dapat informasi tentang layanan GoLife dari Gojek. Katanya terapis pijatnya bisa dipanggil ke rumah. Wah, ini nih yang saya butuh! 




Go Massage review:

Apa itu GoLife?

Golife adalah bagian dari Gojek. Dengan aplikasi yang berbeda, GoLife hadir untuk membantu kita lebih mudah dalam urusan beres-beres atau bersih-bersih (GoClean), juga membantu kita mengumpulkan energi kembali dengan bantuan terapis-terapis handal (GoMassage).

go life

go massage review

Bukan hanya pijat badan, jenis-jenis layanan di GoMassage ini juga sangat variatif. Bahkan ada facial dan totok wajah. Perawatan yang biasanya hanya bisa kita dapatkan di salon bukan? Kini bisa datang ke rumah lho!

Kemarin saya memasan GoMassage melalui aplikasi GoLife. Cara pemesanannya cukup mudah. Selain itu saya juga sempat dapat diskon. Gak tanggung-tanggung diskonnya sampai 25 ribu. Ya dimanfaatkan dong. Pesannya mudah dan cepat kok. Berikut bagan informasi mengenai cara order GoMassage :


go massage


Terapisnya emang jago kalau soal pijat-memijat. Soalnya mereka ada pelatihan langsung dari perusahaan. Jadi enggak perlu khawatir soal kualitasnya. Klaim yang pernah saya baca pun mengatakan bahwa terapis mereka minimal sudah 2 tahun dalam bidangnya, juga sudah disertifikasi. 

Yang pasti keuntungan lainnya adalah kita enggak perlu keluar ongkos buat ke salon, enggak perlu antri di salon, plus enggak perlu ninggalin anak jauh-jauh. Harganya termasuk terjangkau, karena mereka pakai transportasi sendiri (tanpa biaya tambahan di aplikasi).

Kemarin terapis yang mijat saya namanya Bu Eni. Pertama kali datang saya sudah lihat  beliau menggunakan seragam GoMassage yang menurut saya keren. Beliau juga berpenampilan rapi. 

 
review gomassage
Bu Eni yang baru datang
Beliau handal deh. Penolong saya dari pegalnya badan dan kerinduan akan pijatan ala salon. Beliau cerita kalau beliau bergabung sejak pertama kali GoMassage dibuka di Banjarmasin yaitu tahun 2018 lalu. Beliau sudah punya 3 anak. Pagi sampai sore beliau mengurus rumah, dan mulai sore hingga malam beliau mengambil pekerjaan sampingan sebagai terapis GoMassage. Bisa 3 sampai 4 Pelanggan dalam sehari yang memesan. Menurut cerita Bu Eni, kadang jika ada figur terkenal seperti DJ dan Artis yang ke Banjarmasin, tidak jarang GoMassage menjadi andalan mereka untuk menikmati istirahat di Hotel.

go life
Jangan lupa pake matras ama sarung ya, hehe

Jadi Bu Eni enggak kebayang deh capeknya. Tapi beliau sangat bersyukur karena selain mendapatkan tambahan materi, pekerjaan sebagai terapis di GoMassage membuat beliau bisa mengatur waktu sesuai kemampuan Beliau. Jujur saya pun jadi malu melihat kekuatan dan semangat luar biasa dari Bu Eni.
golife
Selesai pijat, Bu Eni merapikan kembali handuk dan minyak massage-nya

Waktu pijat disesuaikan dengan timer yang ada di aplikasi. Jadi betul-betul pas dan sesuai. Beda banget kalau di salon kadang kita harus menunggu terapis sambilan mengerjakan yang lainnya dulu. GoMassage memang sangat pas bagi kita-kita yang ingin efisien dalam manajemen waktu. Selesai pijat kita bisa langsung melanjutkan aktivitas di rumah. Tidak perlu ragu lagi apakah akan lama karena antrian, atau macet dalam perjalanan pulang.

Selesai pijat akhirnya Bu Eni pamit untuk menuju rumah pelanggan lainnya. Semoga berkah ya  Bu Eni. Terima kasih atas pelayanannya. Badan saya yang pegal dan lelah kini bisa terobati dengan GoMassage. Akhirnya bisa juga pijat setelah sekian lama, hehe. Yuk buruan unduh aplikasinya! Itu dia go massage review dari saya. Semoga bermanfaat!


  • Pengalaman Mengurus Klaim BPJSTKU (Mengambil Simpanan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan) Karena Resign

    Pengalaman Mengurus Klaim BPJSTKU (Mengambil Simpanan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan) Karena Resign

    Konten [Tampil]


    Resign? Sebuah keputusan yang cukup berat sebenarnya. Selain pekerjaan cukup lumayan dari segi materi, di pekerjaan saya dulu, sangat membantu saya untuk meningkatkan skill dalam beberapa bidang. Selain itu, orang tua khususnya Mama juga sangat berat mendengar saya akan resign. Kebetulan itu adalah pekerjaan pertama saya sejak diterima bahkan sehari sebelum wisuda. Sewaktu kuliah, juga sempat kerja tapi hanya part time sebagai guru privat, dan sedikit jualan.

    Eh tapi ini bukan cerita tentang mengapa resign ya, hehe. Nah kalau udah resign, ada hal yang ternyata harus kita urus lagi, yaitu klaim BPJS Ketenagakerjaan, atau biasa disingkat menjadi BPJSTKU. Dan saya mengurusnya 2 tahun setelah resign! Dasar penunda-nunda! Hoho.

    Perlu diketahui klaim ini kita urus jika kita memang sudah tidak ingin melanjutkan simpanan pensiun ini. Berbeda jika kita pindah perusahaan, kita masih bisa melanjutkan tentunya dengan pelaporan juga sebelumnya. Namun jika kita untuk saat ini belum ada rencana bekerja lagi, maka langkah yang harus diambil adalah segera mengambil/klaim simpanan kita.

    Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan?

    - Surat Keterangan Bekerja
    - Kartu Keluarga
    - Kartu BPJSTKU
    - KTP
    - Buku Tabungan
    - NPWP (Jika pengambilan di atas 50 juta)

    Semua berkas di atas diwajibkan asli dan memiliki foto copy kecuali Kartu BPJSTKU.

    • Langkah selanjutnya adalah mengunduh aplikasi BPJSTKU atau masuk ke browser http://bpjsketenagakerjaan.go.id untuk daftar atau jika sudah punya akun bisa langsung login ke http://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id
    • Registrasi terlebih dahulu dengan menggunakan email yang aktif. Nanti akan ada verifikasi. Selanjutnya ikuti tahapan-tahapannya dengan benar.
    • Nanti kita akan diminta untuk memasukkan nomor NIK dan nomor BPJSTKU. Dalam menu di aplikasi, kita bisa melihat jumlah saldo, penghitungan, klaim dan sebagainya.
    • Langkah selanjutnya sesuai dengan tujuan awal untuk mengambil simpanan, maka klik klaim. 
    • Nanti akan ada pilihan klaim karena alasan apa. Alasan yang saya pilih karena resign.
    • Isi formulir yang diminta
    • Tentukan tempat pengambilan dan waktunya.
    • Permohonan antrian online selesai.

    Selanjutnya adalah memastikan memasang alarm untuk antrian online. Tidak lupa berkas asli sudah dipersiapkan dalam satu map beserta salinannya.

    Saat itu saat memilih antrian hari Jumat (11 Oktober 2019) pada rentang waktu pukul 11.00-12.00. Saya mendaftar di hari Senin. Berhubung jam dan hari lain juga  sudah banyak yang full sebenarnya (tidak bisa dipilih). O ya, tempat pengambilan saya adalah di kantor BPJSTKU di Jl. Hasan Basri Kayutangi, Banjarmasin, Kalsel.


    Saya datang sekitar pukul 10.50. Lebih cepat dari janji. Saat masuk, saya langsung bertanya pada satpam bagiamana jika ingin klaim. Satpam menanyakan saya apakah sudah antrian online atau tidak. Saya pun menjawab iya dan satpam meminta untuk menyebutkan nama. Saat beliau mengecek pada daftar, beliau memberi nomor pada nama saya dan meminta saya untuk duduk kembali karena nanti akan dipanggil untuk diberi nomor antrian.

    Cukup lama. Saya melihat ada 2 jenis antrian. Mungkin itu perbedaan antrian online dan offline. Sekitar 10 menit saya bertanya lagi pada Pak Satpam. Kami (saat itu cukup banyak) diminta duduk kembali. Tidak lama kemudian nama-nama kami dipanggil satu-persatu sambil Pak Satpam membagikan nomor antrian yang sudah dicetak. Saya mendapat antrian nomor 051, dan antrian pada layar masih 030. Oke 21 nomor lagi hoho.

    Sebenarnya ada hal yang paling membuat saya pangling di tempat ini. Fasilitasnya keren abis! Mau tahu ada apa aja di sini?

    1. Book Corner


    BPJSTKU
    Si kecil lagi baca buku

    Bukunya lengkap mulai dari novel, masakan, buku cerita anak, dll. Dijamin menunggu akan terasa lebih ringan!

    2. Charging Corner


    BPJSTKU
    Tempat cas hp sebelah rak buku

    Kalau bosan baca, bisa nonton YouTube atau apa saja. Aman masalah baterai nanti bisa dicas kembali kok.

    3. Health Corner


    Timbangan
    Nimbang dulu yuk!

    Disediakan timbangan digital dan tensimeter digital. Karena penggunaan tensimeter agak ribet di petunjuk dan belum pernah nyoba, saya akhirnya tidak mencobanya sama sekali. Tapi sempat timbang berat badan bareng si kecil, hihi.

    4. Coffee Corner


    BPJSTKU
    Yang haus merapat

    Yang haus enggak usah khawatir. Ada teh, kopi, dan air mineral yang disediakan secara gratis.

    5. Digital Corner


    BPJSTKU
    Tempat print 

    Kalau lupa nyetak kartu, kita disediakan laptop dan printer untuk ngeprint. Mantap abis deh!

    6. Lactasi Room and Kids Play Ground





    Buat yang masih menyusui ada ruangan khusus yang disediakan. Selain itu ada mainan anak berupa kuda-kuda dan mainan lainnya. Si kecil pasti tidak akan bosan.

    7. Musholla

    Musholla diletekkan di luar tepat di samping kanan kantor.

    8. Free Wifi




    Di dinding kantor dituliskan free wifi beserta nama akun dan passwordnya. Jangan lupa manfaatkan dong, hehe.

    Tempatnya tidak begitu luas sebenarnya. Tapi sangat nyaman untuk kita yang menunggu cukup lama. Saat mengetahui antrian saya yang cukup lama saya memutuskan mencari makan dulu. Beruntung ada  rumah makan di sampingnya. Selesai makan, antrian sudah berjalan sampai 040. Masih ada sekitar 20 orang lagi.



    Kurang lebih pukul 1 siang baru saya mendapat giliran. Mungkin saat itu agak lama karena beberapa pegawai lain sedang melaksanakan salat jumat. Hanya 1 pegawai wanita yang stanby di bagian klaim. Dan yang bikin saya cukup kagum juga adalah sebelum salat Jum'at, ada pengumuman Salat Jumat dari speaker sebagai pengingat bagi yang muslim. Keren deh!

    Tiba waktu saya dipanggil. Langsung diminta berkas. Yang diambil hanya berkas foto copy kecuali kartu BPJSTKU harus asli ya (kebetulan karena hilang saya membawa kartu hasil print dari website). Kita juga diberi pertanyaan seputar apakah kita saat ini masih bekerja atau tidak.  Setelah itu kita diberi 1 formulir baru untuk diisi. KTP kita akan masih ditahan hingga kita dipanggil kembali.



    Sedikit intermezzo di rentang waktu menunggu, tiba-tiba tercium bau tidak sedap. Waduh! Saya tidak membawa popok. Saya mengira akan cepat saja selesai. Bersyukur di samping ada warung jualan popok sisa 1 pc 😅. Meski anak saya ukuran L, Alhamdulillah jualnya lebih besar ukuran XL, yang tentu lebih baik daripada kekecilan bukan? Hihi. Segeralah saya menuju ke toilet. Toiletnya pun bersih, ada sabun dan lengkap dengan tissue. Setelah selesai saya masuk kembali. Kata satpam tadi saya sudah dipanggil sebelumnya. Nanti diminta langsung naik ketika kursi di tempat klaim sudah kosong kembali.

    Saat dipanggil saya dijelaskan bahwa uang akan cair minimal 3 hari paling lama 2 minggu. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak cair, kita diminta datang kembali dengan membawa lembaran kuning (salinan formulir) yang sudah diberi sama petugasnya. Selesai deh. Tinggal nunggu cair, hehe.

    Gampang dan mudah ternyata. Setelah resign sejak tahun 2017, baru mengurus BPSJTKU ini hehe.

    Semoga bermanfaat ya ☺️. 

    Jika ada pertanyaan silakan ajukan di kolom komentar.

    Salam hangat,

    [Cerpen] Conflict Maker Corporate

    [Cerpen] Conflict Maker Corporate

    Konten [Tampil]
    Conflict
    pixabay.com
    "Tenang saja Pak. Aku sudah siapkan semua"
    "Tidak, tidak perlu itu, persiapan kita sudah cukup"
    “Baik Pak, tunggu kabar kami lagi jika ada hal yang baru”
    "Oke."

    Kusudahi telepon dengan salah satu klienku. Klien yang sekian ratus kali. Egoku serasa naik jika klien terus menawarkan saran yang menurutnya penting. Hello? Kami yang berpengalaman di sini. Tim kami tahu apa yang harus dan tidak harus kami lakukan.Tidak ada dalam sejarah, perusahaan kami gagal membuat konflik.

    Membuat konflik? Ya tugas kami membuat. Conflict Maker Corporate. Itu nama Perusahaan kami. Kami menawarkan jasa untuk membuat konflik yang sesuai dengan tujuan klien. Bukan menyelesaikan konflik buatan seperti halnya televisi-televisi yang haus rating itu. Eh tapi kami bukan reality show , ralat! bukan reality show ya! Kami lebih menyukai bekerja dalam diam, di balik layar, dan tentunya sesuai tujuan.

    Pekerjaan kami harus berjalan sempurna. Tidak ada yang tahu dari mana akarnya. Intinya, konflik yang kami jalankan harus sesuai dengan perencanaan. Siapa pelakunya, siapa korbannya, institusi apa yang ingin dijelekkan namanya, dan hal-hal penting lainnya.

    Pelanggan kami? Banyak!

    Mulai dari suami yang ingin lepas dari istrinya tanpa terlihat bajingan, atau istri yang ingin lepas dari suaminya tanpa perlu merasa bersalah dan dikucilkan. Persoalan suami istri memang paling sering menjadi santapan kami. Sudah menjadi hal biasa, jika tiba-tiba ada seorang laki-laki yang begitu saja datang dengan membawa selembar cek. Tujuannya tentu agar bisa segera kembali bebas menjadi lelaki tanpa status namun tetap terhormat.

    Lain lagi jika seorang istri yang ingin menyewa jasa kami. Penampakan paling sering yang kami dapatkan adalah istri yang menangis meraung-raung tanpa henti. Atau sebaliknya, istri yang sudah tidak memiliki rasa empati sama sekali. Semua memiliki tujuan yang sama, mengakhiri hubungan dengan cara yang lebih mudah dan cepat.

    Pelanggan kami juga banyak dari kalangan artis. Banyak sekali artis yang hilir mudik membawa berita sensasional di harian gosip layar kaca televisi. Selain meningkatkan rating stasiun televisi, hal tersebut juga menjadi keuntungan si artis agar lebih popular daripada sebelumnya. Beberapa dari berita-berita tersebut, kamilah yang membantu mereka. Tentu dengan bayaran yang tidak sedikit pula. Karena kami membutuhkan banyak hal untuk menjadikan berita-berita tersebut terlihat nyata. Apalagi, memang ada artis yang ingin betul-betul memanfaatkan viral demi menaikkan ketenaran.

    Orang pemerintah? Jangan salah. Mereka pelanggan terbaik kami. Kami justru lebih mudah dalam mengatur sesuatu jika klien kami memiliki kewenangan di bagian birokrasi.

    Apa tidak takut dengan institusi keamanan?

    Mereka selalu di belakang kami kawan! Kami tinggal memberi sedikit upeti terima kasih setiap bulannya. Tidak ada yang namanya rasa khawatir atau was-was ketika kami harus menjalankan misi-misi konflik buatan kami. Karena semua itu demi kepentingan klien dan keuntungannya tentunya.

    Kami berprinsip semua tawaran harus diterima. Tidak ada tawaran yang salah maupun benar. Toh yang kami lakukan juga bukan hal yang benar bukan? Mungkin itulah yang menyebabkan perusahaan kami begitu diinginkan orang-orang berduit yang putus asa.

    Yang pasti, dalam perencanaan kami, tidak boleh ada satu pun nyawa melayang. Kami merencanakan sebatas insiden yang bisa menjadikan korban atau target menjadi tidak berdaya. Kalau pun dibutuhkan kekerasan, kami sudah tahu sampai batas mana kekerasan tersebut sehingga tidak membuat korban mati percuma.

    Eh tunggu sebentar, handphoneku berdering.

    "Pak, ada makanan baru, mohon segera cek lemari," perintah suara di seberang sana.
    "Oke."

    Kami membiasakan menggunakan kata ganti untuk hal-hal yang bersifat pekerjaan. Demi menjaga adanya penyadapan via telepon. "Makanan" berarti tawaran. Sedangkan "lemari" berarti email. Hal itu penting dalam sebuah pekerjaan rahasia bukan?

    Aku bergegas menuju tempat bertemu dengan klien. Sesuai dengan permintaannya di email. Kadang, pertemuan langsung memang penting. Setidaknya agar semua berjalanan sesuai tanpa ada miss komunikasi. O ya, aku menggunakan penyamaran yang berkualitas tinggi. Bagaimana pun kami tidak boleh saling mengenal identitas. Untuk klien kami juga menyarankan demikian. Bukankah tidak lucu jika suatu hari kita berpapasan dan saling mengenal bukan? Biarlah pekerjaan ini selesai begitu saja tanpa saling mengenal.

    Klienku yang baru ini seorang pria. Tinggi kurang lebih 160 cm, dan dari kepala hingga kaki terlihat betapa mahal merk pakaiannya. Dia sepertinya mengendarai mobil sendiri. Dengan memakai kacamata hitam, kumis palsu dan buku catatan dengan pulpen biru, aku bisa mengenali dia dengan mudah. Sebelumnya dia sudah menceritakan ciri-cirinya.

    Dia meminta agar membuat konflik berkaitan dengan selingkuhannya agar bisa segera lepas dan mencari yang baru. Dasar pria! Mereka tidak pernah puas!

    Aku? Aku juga pria. Tapi menurutku dibanding wanita, banyak hal yang lebih penting. Hal yang penting seperti pekerjaan ini misalnya. Untuk apa membuang sebegitu banyak uang demi urusan wanita?

    Istri? Aku punya. Kami bahkan sudah menikah selama 10 tahun. Tentu saja dia tidak tahu aku bekerja seperti ini.

    Akhirnya, kususun rencana terbaik bersama tim. Di perusahaan kami, aku yang memang paling sering diminta untuk menangani kasus percintaan antara pria dan wanita. Kata mereka, aku lebih berpengalaman. Mungkin karena telah menikah? Entahlah …

    Permintaan klien sebenarnya sederhana. Bagaimana agar wanita selingkuhannya benar-benar kapok untuk mendekati si lelaki. Tapi si lelaki tidak ingin jika terlihat bahwa dirinya yang meninggalkan wanita tersebut. Jabatannya bisa hilang dalam sekejap jika si wanita membuat viral hubungan terlarang mereka. Tahu kan di era saat ini. Semua masalah pribadi bisa menjadi konsumsi publik segera jika ada yang memang ingin mencari perhatian dan membalaskan dendam. Konflik ini harus selesai dalam waktu seminggu. Tentu saja, kami bisa melakukannya.

    Mau tahu rencananya?

    Sebelumnya kami tahu bahwa si korban adalah salah satu wanita yang memiliki karir yang cukup bagus dalam sebuah perusahaan yang memiliki banyak cabang di Asia. Setalah kami menggali data si wanita, kami akhirnya memutuskan untuk mencari konflik seputar pekerjaan si wanita.

    Dengan bantuan tim kami, kami berencana membuat sebuah proyek gagal dalam pekerjaan si wanita. Diketahui bahwa proyek tersebut adalah proyek acuan yang akan menjadi batu loncatan wanita tersebut. Dari proyek tersebut akan ditentukan apakah akan diangkat dengan jabatan lebih tinggi atau malah sebaliknya, dimutasi hingga diturunkan jabatannya. Dengan sedikit campur tangan orang dalam, wanita tersebut gagal dalam proyeknya. Akhirnya karena hal itu, si wanita harus dimutasi di kantor cabang yang lebih jauh dan terpencil. Bukankah jarak adalah salah satu jalan terbaik untuk berpisah?

    Hasilnya? Proyek itu berhasil dalam 5 hari! Kami bertemu kembali di sebuah kafe. Klien kami senang dengan perkembangan ini. Terlihat dari wajahnya yang begitu sumringah.

    Aku pun turut senang. Kini dia bebas dari ikatan wanita itu. Kami akhirnya berpisah mengakhiri pekerjaan ini. Dia pamit dan bangun dari tempat duduknya. Aku melihatnya dari kejauhan menuju mobilnya yang diparkir tidak jauh dari pintu kafe.

    Tunggu, siapa wanita di mobil itu? Apa dia selingkuhan baru lelaki itu? Segera kukejar mereka. Namun mereka sudah lebih dulu pergi.

    Kupijat kepala yang mulai terasa pusing. Mobil pria itu telah kami masukkan bom kecil di bagian jok kemudi. Mungkin akan melukai kaki atau kejantanan sang pria. Sesuai permintaan klien seorang wanita yang mengaku istrinya. Tapi apa yang terjadi? Istriku yang mengendarai mobil itu!

    by pohontomat.com

    TAMAT

    Cerita ini adalah fiksi. Dianggit dalam rangka menulis tema "konflik"  #1minggu1cerita .